
DALAM PENYELIDIKAN: Polisi mengevakuasi jasad korban yang ditemukan dicor di rumah kontrakan di Bekasi Utara, Kota Bekasi, kemarin (28/2). (RADAR BEKASI)
JawaPos.com - Motif pembunuhan yang menewaskan Heni Purwaningsih, 4 dan Yusi Purawati akhirnya terbongkar oleh Polres Metro Bekasi Kota.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna menjelaskan pembunuhan itu didasari permasalahan utang-piutang. Erna menjelaskan bahwa korban Yusi berinvestasi Rp 100 juta kepada terduga pelaku Permana dalam bisnis jual beli-besi. Relasi Yusi dan Permana diketahui merupakan teman semasa SMA.
Namun, keuntungan dari bisnis itu belum juga diterima oleh Yusi sama sekali. Permana diketahui memang bekerja di tempat penjualan besi. “Kurang lebih Rp 100 juta (jumlahnya). Dijanjiin keuntungan, investasi bisnis besi, jadi kayak kirim besi gitu,” jelas Erna, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (8/3).
Kedatangan kedua korban ke rumah yang beralamat di Jalan Nusantara Raya IV, RT 11 RW 22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, itu dalam rangka menagih keuntungan.
“Sampai saat ini status Permana masih terduga pelaku. Jika nanti Permana ditetapkan sebagai tersangka tunggal, maka kasus akan dihentikan. Sebab, terduga pelaku sudah tewas bunuh diri,” terang dia.
Karena, kata dia, dalam KUHAP tersangka yang meninggal maka polisi akan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Heni dan Yusi ditemukan dalam kondisi tewas dicor semen oleh pelaku. Sementara Permana menyayat nadinya sehingga meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapat perawatan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
