Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Oktober 2022 | 18.59 WIB

Proyek RLS Belum Rampung, Anies Baswedan Resmikan 'Ruang Parkir' Air

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka tiga Ruang Limpah Sungai (RLS) di tiga lokasi, yaitu RLS Lebak Bulus, RLS Brigif, dan RLS Pondok Ranggon. Pembukaan RLS secara simbolis dilakukan di RLS Brigif, Jakarta Selatan. Ia menyatakan bahwa RLS dibuat salah satunya untuk mengendalikan banjir di Jakarta.

Anies mengatakan bahwa RLS adalah sebuah upaya Pemprov DKI untuk mengendalikan banjir dengan pendekatan berbasis alam. Upaya itu dilakukan agar pengendalian banjir tidak memberikan kerusakan pada lingkungan.

"Kita semua merasakan betul betapa proses pembangunan selama beberapa abad ini banyak mengadopsi pendekatan yang ternyata mengakibatkan kerusakan lingkungan dan kita rasakan dampaknya sekarang," ucapnya dalam pembukaan secara simbolis RLS Brigif, Jakarta Selatan, Kamis (6/10).

"Ini membuat kita semua harus sadar mengubah pendekatan kita dalam menyelesaikan masalah yang ada, dan kita perhatikan persoalan limpahan air di sungai sebabnya karena cara kita melakukan pembangunan beberapa dekade belakangan ini," imbuhnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di DKI itu mengklaim bahwa RLS merupakan salah satu proyek pertama di Indonesia berbasis alam yang menangani limpahan air sungai agar dapat mengurangi beban aliran sungai di kawasan hilir atau saat dialirkan ke laut. "Nature base solution atau solusi berbasis alam, namanya menjadi Ruang Limpah Sungai. Limpah ini punya makna berlebih tapi yang positif, dan Alhamdulillah air yang berlimpah disiapkan tempat untuk menampungnya," ungkap capres NasDem itu.

"Jadi, kita punya pendekatan baru, di mana kita sediakan ruang parkir air sementara saat air sungai berlimpah, guna mengurangi beban di kawasan hilir sungai," paparnya.

Lebih jauh lagi, Anies menerangkan bahwa kehadiran RLS berfungsi dalam pengendalian banjir juga memiliki fungsi sebagai Ruang Terbuka Biru (RTB). RLS diharapkan akan mengembalikan ekosistem sempadan sungai seperti sedia kala, sekaligus menjadi ruang ketiga sebagai tempat interaksi dan berkegiatan antarwarga.

"Sehingga, kita berharap akan muncul kembali hewan air, tanaman rindang, dan burung yang berdatangan dan menjadi ekosistem yang sehat," tandasnya.

Untuk diketahui, proyek RLS ini sebetulnya belum tuntas secara keseluruhan. Pembangunan proyek ini juga baru dimulai sejak 3 November 2021 dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada Desember 2022.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore