
Photo
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengklarifikasi dugaan pungutan liar di Stasiun Bekasi Timur. PT KAI memastikan bahwa di area parkir stasiun tersebut tidak ada pungutan liar seperti informasi beberapa saat lalu di media sosial.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, pengelolaan area parkir tersebut dikelola oleh manajemen pengusahaan area parkir, yakni PT Totabuan Manajemen.
"Sesuai pertimbangan manajemen pengelola parkir tersebut, tiket Rp 1.000,- yang dikenakan pada saat ojek online (ojol) melalui gate parkir merupakan tiket resmi, bukan pungutan liar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/9).
Menurut Eva, tiket yang dikenakan kepada ojol tersebut dikeluarkan oleh pihak pengelola resmi. Oleh karena itu, apabila ojol tidak melalui gate area parkir atau hanya berhenti sampai dengan area khusus sebagai batas antar jemput ojek online yang sudah tersedia di kawasan Stasiun Bekasi Timur, maka tidak perlu membayar biaya tiket tersebut.
"Saat ini di kawasan Stasiun Bekasi Timur sudah tersedia area batas drop off untuk angkutan online. Jika ojek online tidak melalui gate, calon penumpang cukup berjalan sekitar 100 meter untuk dapat menuju hall stasiun," jelasnya.
Oleh karena itu, PT KAI Daop 1 mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan menggunakan jasa kereta api agar dapat mengatur waktu keberangkatannya menuju stasiun dan memperhatikan ketentuan serta persyaratan yang berlaku.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
