
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo (kiri) menjenguk Polantas AKP Rudi Wira di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/4) malam. Ditlantas Polda Metro Jaya/Antara
JawaPos.com–Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKP Rudi Wira menjalani perawatan intensif di IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia menjadi korban pengeroyokan pengunjuk rasa di depan Gedung DPR.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, kondisi AKP Rudi Wira stabil meski mengalami luka serius di sekujur tubuh.
”Hasil pemeriksaan ada memar dan luka di bagian kepala belakang, kemudian memar bagian dada diduga akibat pukulan benda tumpul mungkin batu, sehingga menimbulkan memar di paru-paru,” kata Sambodo Purnomo Yogo seperti dilansir dari Antara di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (11/4) malam.
Sambodo mengatakan AKP Rudi Wira juga mengalami luka di pinggang bagian belakang akibat pengeroyokan tersebut. Tak hanya itu, motor yang digunakan korban juga rusak parah.
”Saat ini, AKP Rudi Wira masih dirawat di IGD RS Polri. Kami mohon doanya dari seluruh masyarakat supaya beliau bisa sembuh, tidak ada yang serius sehingga bisa berdinas kembali,” ujar Sambodo.
Sambodo mengungkapkan, anggota polantas AKP Rudi Wira dianiaya sekelompok orang tidak dikenal saat mengevakuasi kendaraan terjebak di Jalan Tol Dalam Kota akibat unjuk rasa di Gedung DPR/MPR.
”Pada saat itu saya sedang bersama Rudi Wira. Kami sedang berusaha mengevakuasi mobil-mobil yang terjebak di jalan tol,” kata Sambodo.
Saat itu, kata dia, awalnya aparat membubarkan sebagian pengunjuk rasa yang masuk ruas jalan tol sehingga kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas. ”Kami kemudian mengevakuasi kendaraan tersebut namun tiba-tiba kami diserang massa liar di jalan tol tersebut,” ungkap Sambodo.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyelidiki video yang tersebar melalui media sosial terkait massa yang menyerang polisi lalu lintas (polantas) di Jalan Tol Dalam Kota, Senayan, Jakarta Pusat, saat unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senin (11/4).
”Tentu ini sudah diusut, dari hasil video yang ada, kami sudah identifikasi pelakunya, kemudian dari pihak reserse akan melakukan visum kepada korban sehingga penyelidikan akan dilakukan,” ujar Sambodo.
Dia tak memungkiri bahwa ada juga massa dari mahasiswa yang melindungi polisi saat itu. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang melindungi AKP Rudi Wira sehingga tidak terjadi luka serius,” ucap Sambodo.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
