Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 April 2022 | 11.34 WIB

Dirlantas Sebut Polantas Dianiaya saat Evakuasi Mobil di Jalan Tol

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo (kiri) menjenguk Polantas AKP Rudi Wira di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/4) malam. Ditlantas Polda Metro Jaya/Antara - Image

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo (kiri) menjenguk Polantas AKP Rudi Wira di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/4) malam. Ditlantas Polda Metro Jaya/Antara

JawaPos.com–Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKP Rudi Wira menjalani perawatan intensif di IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia menjadi korban pengeroyokan pengunjuk rasa di depan Gedung DPR.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, kondisi AKP Rudi Wira stabil meski mengalami luka serius di sekujur tubuh.

”Hasil pemeriksaan ada memar dan luka di bagian kepala belakang, kemudian memar bagian dada diduga akibat pukulan benda tumpul mungkin batu, sehingga menimbulkan memar di paru-paru,” kata Sambodo Purnomo Yogo seperti dilansir dari Antara di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (11/4) malam.

Sambodo mengatakan AKP Rudi Wira juga mengalami luka di pinggang bagian belakang akibat pengeroyokan tersebut. Tak hanya itu, motor yang digunakan korban juga rusak parah.

”Saat ini, AKP Rudi Wira masih dirawat di IGD RS Polri. Kami mohon doanya dari seluruh masyarakat supaya beliau bisa sembuh, tidak ada yang serius sehingga bisa berdinas kembali,” ujar Sambodo.

Sambodo mengungkapkan, anggota polantas AKP Rudi Wira dianiaya sekelompok orang tidak dikenal saat mengevakuasi kendaraan terjebak di Jalan Tol Dalam Kota akibat unjuk rasa di Gedung DPR/MPR.

”Pada saat itu saya sedang bersama Rudi Wira. Kami sedang berusaha mengevakuasi mobil-mobil yang terjebak di jalan tol,” kata Sambodo.

Saat itu, kata dia, awalnya aparat membubarkan sebagian pengunjuk rasa yang masuk ruas jalan tol sehingga kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas. ”Kami kemudian mengevakuasi kendaraan tersebut namun tiba-tiba kami diserang massa liar di jalan tol tersebut,” ungkap Sambodo.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyelidiki video yang tersebar melalui media sosial terkait massa yang menyerang polisi lalu lintas (polantas) di Jalan Tol Dalam Kota, Senayan, Jakarta Pusat, saat unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senin (11/4).

”Tentu ini sudah diusut, dari hasil video yang ada, kami sudah identifikasi pelakunya, kemudian dari pihak reserse akan melakukan visum kepada korban sehingga penyelidikan akan dilakukan,” ujar Sambodo.

Dia tak memungkiri bahwa ada juga massa dari mahasiswa yang melindungi polisi saat itu. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang melindungi AKP Rudi Wira sehingga tidak terjadi luka serius,” ucap Sambodo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore