Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 03.05 WIB

Dukcapil DKI Tata Administrasi Penduduk Untuk Tekan Angka Pendatang ke Jakarta

PERKETAT PENGAWASAN: Lurah Pucang Sewu, Surabaya, Kenni Pieter Tupamahu (kanan) mengumpulkan para ketua RT untuk sosialisasi tentang pemeriksaan hasil tes bagi pendatang kemarin. (GALIH ADHI/JAWA POS) - Image

PERKETAT PENGAWASAN: Lurah Pucang Sewu, Surabaya, Kenni Pieter Tupamahu (kanan) mengumpulkan para ketua RT untuk sosialisasi tentang pemeriksaan hasil tes bagi pendatang kemarin. (GALIH ADHI/JAWA POS)

JawaPos.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta melakukan penataan penduduk sesuai domisili. Hal itu sehubungan masih adanya ketidaksesuaian antara lokasi domisili sebenarnya dengan administrasi kependudukan. 

Contohnya masih ada orang yang tercatat sebagai warga Jakarta tapi bertempat tinggal di luar Jakarta. Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, perpindahan penduduk tersebut terjadi karena Jakarta memiliki fasilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, perumahan, dan hiburan yang lengkap. 
 
Selain itu, Jakarta juga memiliki jaminan sosial lebih baik, jumlah lapangan kerja lebih besar, serta harapan hidup tinggi.
 
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Dukcapil DKI Jakarta, sebanyak 243.160 orang tercatat keluar dari Jakarta, sedangkan penduduk pendatang baru dari luar Jakarta sebanyak 136.200 orang sepanjang tahun 2023.
 
"Warga telah memindahkan identitas kependudukan sesuai tempat tinggal yang sebenarnya. Data Konsolidasi Bersih (DKB) 2023 mencatat, sebanyak 11.350.328 jumlah penduduk Jakarta di semester 1 (satu) mengalami penurunan sebanyak 12.765 orang menjadi 11.337.563 orang pada semester 2," ujar Budi kepada wartawan, Senin (15/1). 
 
Dengan penataan kependudukan sesuai domisili ini, ia mengatakan telah berhasil menurunkan jumlah penduduk pendatang baru dari sebanyak 151.752 orang pada 2022 menjadi 136.200 orang pada 2023.
 
"Tren ini akan terus menurun hingga awal 2024 seiring berjalannya sosialisasi kepada warga mengenai penerapan identitas penduduk sesuai domisili," imbuh Budi.
 
Masyarakat dapat memantau secara langsung pergerakan data kependudukan secara online melalui website "dariku untukmu" pada laman https://kependudukancapil.jakarta.go.id/tematik_datang/.
 
"Beberapa warga yang saat ini terlihat masih ada yang datang ke Jakarta dikarenakan pengaruh daya tarik Jakarta dengan fasilitas penunjang untuk kesejahteraan warganya. Kita akan terus melakukan upaya terbaik untuk menekan angka pendatang tersebut," pungkas Budi.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore