
Satpel Sosial Kembangan mengevakuasi bayi dan sang ibu dari Gang Haji Bangeng RT 013/003, Kembangan Selatan, yang terendam banjir.
JawaPos.com–Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah kawasan di Jakarta pada akhir pekan lalu membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Salah satunya, di Jalan Gang Haji Bangeng RT 013/003, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.
Banjir yang melanda kawasan tersebut bahkan sempat membuat seorang ibu dan bayi terjebak di rumahnya. Petugas terkait pun langsung terjun untuk mengevakuasi bayi beserta ibunya.
Kasatpel Sosial Kecamatan Kembangan Dwi Handayani menjelaskan, petugas mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari RT dan RW. Mendapat laporan itu, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk mengevakuasi bayi dan sang ibu.
”Alhamdulillah, proses evakuasi bayi dan ibu berjalan lancar, aman, dan selamat. Kami jemput bayi dan sang ibu di rumahnya dengan menyusuri air di ketinggian 30 sentimeter,” ujar Dwi.
Dwi menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses evakuasi bayi dan sang ibu. Proses evakuasi dimulai pukul 22.30 WIB. Lalu, selesai pukul 22.50 WIB.
”Bayi dan sang ibu lalu dibawa ke Kantor Kelurahan Kembangan Selatan dengan menggunakan mobil rescue dari Sudin Sosial Kota Administrasi Jakarta Barat dan mobil Dinas Kelurahan Kembangan Selatan agar bayi dan ibunya bisa beristirahat dengan nyaman dan aman,” terang Dwi.
Alvin Saputra, pendata dan pendamping sosial Kelurahan Kembangan Selatan menambahkan, setiba di Kantor Kelurahan Kembangan Selatan, ibu dan sang bayi diberikan pendampingan. Selain itu, Sudin Sosial Kota Jakarta Barat juga memberikan bantuan terhadap para korban banjir Gang Haji Bangeng.
”Untuk distribusi malam, kami memberikan air mineral 120 botol, mi instan 10 dus, biskuit 3 dus, selimut 15 pcs. Lalu, untuk distribusi siang, kami memberikan makanan siap saji 200 box dan air mineral 200 botol,” jelas Alvin.
Para petugas Kelurahan Kembangan Selatan menyatakan kesiapan untuk menghadapi musim hujan. Alvin menjelaskan, untuk mengantisipasi banjir, warga juga diminta untuk tidak membuang sampah ke kali maupun saluran air agar tidak terjadi penumpukan dan penyumbatan.
”Kami harus terus mengedukasi warga dan menyosialisasikannya agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke kali maupun ke saluran air,” terang Alvin Saputra, alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Terkait antisipasi banjir, Kasatpel Sosial Kecamatan Kembangan Dwi Handayani menyebut, kelurahan selalu mengadakan kerja bakti di wilayah RT dan RW. Kegiatan itu sekaligus untuk membersihkan kali maupun saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.
”Sampai saat ini, di setiap kelurahan juga terdapat posko siaga bencana oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Setiap hari selalu ada yang piket di posko itu,” papar Handayani.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
