Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 16.24 WIB

Polisi Pastikan para Pelajar yang Prank Teror Bom di Koja Trade Mal Tak Terafiliasi Jaringan Teroris

ILUSTRASI Bom. - Image

ILUSTRASI Bom.

JawaPos.com - Polisi memastikan bahwa para pelajar yang melakukan prank teror bom ke Koja Trade Mal tak terafiliasi dengan jaring teroris mana pun. Diketahui bahwa prank yang dilakukan para pelajar berinisial FA, RF, KH, dan SAL kepada H, Rabu (2/11) sempat bikin geger banyak pihak.  

"Berdasarkan hasil pemeriksaan kami kepada para orang terduga, mereka belum terafiliasi ataupun tidak terafiliasi dengan jaringan-jaringan teroris tertentu," kata Kapolsek Koja Kompol Muhammad Syahroni kepada wartawan, Kamis (3/11).
 
Hal itu, katanya, sudah dibuktikan usai pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan dengan wawancara bersama pihak keluarga dan sekolah dari pelajar tersebut. "Dan semuanya kita nyatakan steril," tegas Syahroni.
 
"Namun apabila dikemudian hari ada hal-hal yang perlu kita dalami lagi, kebetulan kita sudah data-data masuk, melakukan memanggil saksi-saksi ataupun data penguat lainnya yang bisa menjerat mereka. T api sampai saat ini, mereka tidak terafiliasi terhadap kelompok berbahaya ataupun kelompok teroris tertentu yg selama ini beroperasi di Jakarta ataupun Indonesia," pungkasnya. 
 
Sebelumnya, sekumpulan pelajar SMA membuat prank teror bom yang tertuju di Koja Trade Mal (KTM), Jakarta Utara, Kamis (2/11) kemarin. Hal ini sontak membuat banyak pihak kaget. Kepolisian bahkan langsung bergerak menyisiri mal yang diduga akan menjadi target pemboman tersebut. 
 
Kapolsek Koja Kompol Muhamad Syahroni mengatakan, pihaknya mengamankan total lim pelajar yang membuat prank teror bom di Koja Trade Mal tersebut, yaitu FA, RF, KH, SAL, dan H. 
 
"Setelah kita melakukan penyusuran menyeluruh dengan melibatkan sekuriti dan anggota, tidak ditemukan barang yang dicurgai atau berbahaya yang dianggap bom sesuai dengan ancaman tadi," katanya kepada wartawan, Jumat (3/11).
 
Syahroni menceritakan, teror ini bermula ketika FA, RF, KH, dan SAL merencanakan prank untuk temannya yang lain berinisial H. Saat itu, FA membuat pesan teror bom di Koja Trade Mal kepada H dengan nomor WhatsApp tak dikenal dengan foto profil dan nama Noordin M Top.
 
"Yang isi (pesannya) kurang lebih, 'Kami akan melakukan pengeboman di daerah Koja atau KTM, jika kamu peduli dengan Nurdin M Top, kamu harus mengikuti acara pengeboman'," jelasnya.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore