Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Agustus 2023 | 21.46 WIB

Pengendara Tetap Lawan Arah di Lenteng Agung Usai Tertabrak Truk, Warga: Muter Balik Jauh

Pengendara motor lawan arah di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan - Image

Pengendara motor lawan arah di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan

JawaPos.com - Pengendara motor masih banyak terlihat berseliweran lawan arah di lokasi kecelakaan truk yang menabrak motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (23/8) kemarin. Rohman, 24, salah satu penjaga warung nasi dekat lokasi kejadian menjelaskan alasannya pengendara itu seolah tak kapok dengan kecelakaan kemarin.

Ia mengatakan, kebanyakan para pengendara motor yang melawan arah adalah warga di sekitar Lenteng Agung. Pantauan JawaPos.com terlihat kebanyakan pengendara memang seperti orang lokal. Terlihat mereka bahkan tak mengenakan helm. 
 
"Itu mereka kebanyakan warga belakang sini. Tinggalnya di dalem yang masuk gang itu," katanya kepada JawaPos.com, Rabu (23/8).
 
Di samping-samping kiri Jalan Raya Lenteng Agung, memang terlihat ada beberapa gang yang dihuni rumah-rumah. Selain itu, menurut Rohman di gang-gang itu juga ada pasar hingga sekolah-sekolah yang selalu menjadi tujuan para pengendara. 
 
Dengan begitu, bagi warga yang keluar dari gang-gang itu, memang aksesnya jauh lebih dekat untuk ke gang lainnya dengan cara melawan arah. Apalagi untuk orang-orang yang hendak ke Yayasan SMK Islam Wijaya yang lokasinya tepat di depan lokasi kejadian kecelakaan. 
 
Sekolah itu letaknya ada di pinggir jalan. Sehingga, bagi warga yang bertempat tinggal di arah sebelum atau sesudah sekolah tersebut, pasti lebih memilih untuk melawan arah.
 
"Lah kalau puter balik itu jauh banget. Bisa kiloan meter itu lewat stasiun terus," ucap Rahman.
 
 
"Orang mereka kan maunya cuma ke belakang sini yang paling cuma berapa ratus meter," imbuhnya.
 
Sebut saja misalnya saat seorang warga yang rumahnya sebelum Yayasan SMK Islam Wijaya hendak pulang dari sekolah itu, jika ia harus memutar balik, butuh jarak sekitar 4,3 km yang ditempuh. Padahal, dengan melawan arah jaraknya hanya sekitar 750 meter saja.
 
"Jadi, ya pada lawan arah itu biar gak jauh aja sebenernya," tandas Rohman.
 
Sebelumnya, truk bermuatan hebel menabrak tujuh pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, RT 1 RW 7, Lenteng agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari video yang beredar di media sosial, diduga para pengendara motor tersebut melawan arah.
 
Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
 
"Truk bermuatan bata hebel menabrak 7 pengendara bermotor," katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (22/8).
 
Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore