Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Agustus 2023 | 01.09 WIB

Sentilan Para Komika kala Polusi Udara Jakarta Terburuk Se-Asia Tenggara

Foto yang dibagikan Coki Pardede di laman Instagram. - Image

Foto yang dibagikan Coki Pardede di laman Instagram.

JawaPos.com – Kualitas udara di Jakarta yang buruk menjadi umpatan masyarakat. Keresahan masyarakat ini menjadi bahan dari para tokoh publik atau pun komika dalam dalam karya mereka. Para komika menyentil para pengambil kebijakan kota atas kualitas udara di Ibu Kota begitu tidak sehat bagi penduduknya.

Keluhan itu ditunjukkan dengan karya-karya satire di akun media sosial mereka. Baik para seniman maupun komika. Sebut saja Renatta Moeloek, Addie MS, hingga Raisa. Tidak ketinggalan juga Coki Pardede, komika asal Jakarta.

Coki Pardede membuat postingan di Instagram mengenai polusi udara. Dia membagikan sebuah foto bungkus rokok yang identik dengan tulisan “Peringatan! Merokok membunuhmu.” Namun, kata-kata itu diganti dengan kata lain, "PERINGATAN. KOTA INI MEMBUNUHMU.” Ungkapan itu disertai dengan “DKI Jakarta” berada di tengah bungkus.

Coki juga menulis keterangan singkat pada postingan Rabu (16/8) itu.

“Jakarta, Meme by @irfansigit_new,” tulis Coki di akun Instagram @cokipardedebebas.

Lima jam setelah di-posting, foto tersebut telah mendapat 38 ribu likes dan 700 komentar. Tak sedikit yang ikut prihatin dengan kondisi udara di Jakarta saat ini.

“Kasian penduduk desa yg ikut merantau ke ibukota bukannya dapet kerjaan malah dapet penyakit,” tulis akun @ondhirezky.

Hifdzi Khoir dan Theodorus Rimbo juga ikut menyentil polusi udara di Jakarta. Melalui konten kolaborasi, mereka membuat konten “kata-kata hari ini” yang ramai digunakan warganet. Konten tersebut telah dibagikan di akun Instagram mereka berdua, @hifdzikhoir dan @theodorusrimbo. Dengan sentuhan khas komika, mereka menyentil polusi udara lewat cara bernafas.

Di konten tersebut terlihat Hifdzi mengambil napas panjang setelah diberi aba-aba untuk memberikan kata-kata hari ini. Sebagai kameramen, Rimbo justru merasa apa yang dilakukan Hifdzi adalah tindakan menyindir isu polusi udara, membuat Hifdzi memberikan ekspresi muka malas.

Hifdzi mengelak dan memberikan penjelasan terkait apa yang dilakukan. Dia berkilah hanya bernapas sebelum memberikan kata-kata hari ini. Sebaliknya, Rimbo justru tetap memancing Hifdzi dengan memelintir pernyataan Hifdzi.

Namun, selayaknya materi seorang komika, terdapat punchline di dalam video tersebut. Di akhir video, Hifdzi terlihat menarik napas sekali lagi. Kemudian, dia berlagak seolah sedang sesak napas karena polusi udara setelah mengambil napas panjang.

Diketahui, konten sentilan tersebut hanyalah sebuah hiburan semata. Hifdzi juga memberikan keterangan di akun Instagramnya.

“Tiba-tiba dipelintir ke polusi udara loh!!! Padahal Cuma mau kata-kata hari ini biar kayak @nopeknovian,” tulisnya.

Sebagaimana diketahui, pada pekan lalu Jakarta menduduki peringkat satu dunia dengan kualitas udara terburuk versi IQAir. Kualitas udara yang buruk di Jakarta ini bertahan hingga saat ini. Terlihat beberapa orang memotret pekatnya polusi udara saat sedang duduk di dalam pesawat.

Berbeda dengan Coki dan Hifdzi, komika Mo Sidik malah mengkritik keras pencemaran udara di Jakarta. Komika kelahiran Sumatra Barat itu mengkritik karena merasa polusi udara tersebut seperti dibiarkan begitu saja.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore