
Photo
JawaPos.com - Ditlantas Polda Metro Jaya bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Isinya berupa kerjasama pemasanganan kamera E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di jalur Transjakarta.
Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, pengadaan kamera E-TLE ini bertujuan untuk mencegah masuknya kendaraan bermotor ke jalur transjakarta. Sebab berdasarkan data pada 2016-2018, sterilisasi kendaraan di jalur busway grafiknya menurun. Yakni dari 55 persen menjadi 51 persen.
Dengan demikian, kondisi ini berdampak pada ketepatan waktu kedatangan bus Transjakarta dan kenyamanan para pelanggan. Pemasangan kamera E-TLE di jalur Transjakarta ditargetkan selesai pada akhir September sekarang. Sehingga penindakan bisa dilakukan pada 1 Oktober 2019.
"Seiring prinsip transportasi 4.0 dan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan jalur steril, kita akan menerapkan yang namanya ETLE di jalur koridor Transjakarta," kata Agung di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/9).
Bus gandeng Transjakarta melintas di bawah jalur layang. Rencananya jalan layang itu akan dijakan sebagai jalur khusus busway untuk koridor 13, Ciledug-Blok M-Tandean.
Bus gandeng Transjakarta melintas di bawah jalur layang. Rencananya jalan layang itu akan dijakan sebagai jalur khusus busway untuk koridor 13, Ciledug-Blok M-Tandean.
Agung berharap, pengadaan kamera ETLE itu dapat memberikan efek jera terhadap para pengendara yang nekad menerobos masuk jalur transjakarta. "Kedua, bisa memberikan efek jera karena kami melihat implementasi dari sistem ETLE ini cukup efektif ya," tambah Agung.
Namun, sampai sekarang lokasi pemasangan ETLE di jalur Transjakarta belum dibeberkan. Dia berharap ada kesadaran tersendiri dari para pengendara supaya tidak masuk masuk jalur khusus tersebut. Dia hanya menyanpaikan pemasangan akan meliputi 12 koridor busway.
"Saya tidak mau buka (lokasi pemasangan E-TLE) karena harus rahasia agar menciptakan kesadaran pengendara. Bahwa ya betul ada kamera di jalur Transjakarta tapi di jalur mana dan titik mana, tidak kami beri tau," jelas Agung.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan, pengadaan kamera E-TLE di jalur Transjakarta menyasar para pengendara kendaraan roda dua dan roda empat. Seluruh pelamggar akan dikenakan tilang.
"Jadi, seluruh kendaraan apakah roda dua dan roda empat, nanti yang masuk ke jalur Transjakarta terekam sama kamera E-TLE atau petugas yang ada di sana pasti kita laksanakan penindakan," tegas Yusuf.
Oleh karena itu, rancangan penerapan sanksi dan sistem yang akan diterapkan masih digodok oleh jajarannya bersama Transjakarta. "Apakah sama (dengan E-TLE saat ini). Kalau sama stocknya ini sudah ada, tinggal ambil barang, beli, selesai. Kalau mau tambah fitur, masih proses lagi," tutup Yusuf.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
