Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Juli 2023 | 15.05 WIB

Kenali Modus-Modus Kejahatan di Ibu Kota, Berikut Saran Antisipasi dari Kriminolog

Ilustrasi: Pelaku jambret - Image

Ilustrasi: Pelaku jambret

JawaPos.com - Tindak kejahatan di Ibu Kota Jakarta makin beragam. Modusnya pun bervariasi. Situasi seperti ini harus diwaspadai setiap orang yang tinggal atau berada di kota metropolitan ini.

Terbaru, kasus perampokan dengan modus menuduh korban sebagai pelaku pencuri. Kasus itu terjadi di Cipete Utara, Jakarta Selatan pada pekan lalu. Akibatnya korban jadi sasaran amukan masa.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Achmad Hisyam mengatakan, tak ada tips keamanan yang dapat berlaku di tiap kondisi untuk mengindari aksi kriminal. Apalagi dengan modus kejahatan yang semakin variatif.

Oleh karena itu, secara umum setiap orang untuk selalu waspada jika berada di jalan-jalan yang memang rawan aksi kriminal. Tak memainkan handphone di jalanan hingga membawa perhiasan berlebihan.

"Tidak ada tips yang berlaku untuk semuanya. Tapi secara umum, kalau emang lagi di jalan yang pertama jangan pakai barang perhiasan yang mencolok, baik itu handphone, perhiasan emas, kalung, gelang, cincin," ujar Hisyam saat dihubungi JawaPos.com, Senin (31/7).

Selain itu, usahakan untuk tak berjalan sendirian. Selalu berjalan minimal dengan dua orang. Terlebih untuk perempuan dan orang tua.

"Apalagi kalau malam, dan kalau mau lewat daerah-daerah yang cukup rawan atau sepi jangan sendirian. Hindari kondisi dan wilayah yang rawan," jelasnya.

Di sisi lain, pada beberapa kasus, jangan langsung percaya terhadap orang-orang tak dikenal yang tiba-tiba ditemui di jalanan. Hisyam mencontohkan, ada kejadian orang tiba-tiba mengaku sebagai debt colector yang datang. Lantas, meminta motor untuk dibawa lantaran belum melunasi cicilan.

Hal pertama yang perlu dilakukan tentunya adalah memeriksa identitas pelaku atau bahkan jangan digubris sama sekali. Butuh keberanian untuk menolak semua yang dikatakan para pelaku tersebut.

"Padahal mereka itu bukan debt colector tapi begal. Jadi banyak modus yang digunakan untuk tindak kriminal," tandas Hisyam.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore