Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2023 | 03.39 WIB

36 Ribu Balita di DKI Jakarta Masuk Kategori Stunting

Ilustrasi: Edukasi terhadap keluarga dengan balita stunting. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Edukasi terhadap keluarga dengan balita stunting. (Istimewa)

JawaPos.com - Penanganan kasus stunting pada anak membutuhkan transparansi data di berbagai daerah di Indonesia. Hal itu agar penanganan dan pencegahan dapat segera dilakukan terhadap anak-anak yang rawan stunting.

Setelah dibuka secara transparan, DKI Jakarta ternyata mencatat ada ada sebanyak 36 ribu balita yang stunting alias bermasalah masukan gizinya.

"Balita di Jakarta yang bermasalah gizi (stunting, gizi buruk, gizi kurang, underweight) total 36 ribu,” ujar Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kepada wartawan, Senin (24/7).
 
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), ada sebanyak 798.107 balita di DKI Jakarta tergolong rawan gizi. Menurut arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Heru mengatakan bahwa pihaknya terus menggencarkan untuk melakukan penimbangan kepada seluruh balita tersebut.
 
“Pak Menteri tadi mengarahkan, dari 798 ribu itu semuanya harus ditimbang. Yang sekarang sudah tertimbang itu adalah 250 ribu-an (54,6 persen)," ungkapnya.
 
 
Dari hasil timbangan itulah sebanyak 36 ribu tercatat stunting atau kekurangan gizi. Atas hal itu, Kepala Sekretariat Presiden itu mengaku bahwa Pemprov DKI Jakarta mengupayakan untuk melakukan intervensi sedini mungkin agar anak yang terindikasi rawan gizi dapat segera ditangani dan tidak sampai stunting.
 
 
“Tadi arahan Pak Menteri adalah kita menangani sebelum masuk ke kelas itu (stunting). Jadi ketika dia rawan gizi, saat timbangan (berat badan) kurang, kita langsung masuk di sana. Untuk pendanaan Pemda juga siap,” ucapnya.
 
Heru menegaskan bahwa tambahan gizi yang sudah diberikan harus dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua dengan memastikan anak mengonsumsi makanan tersebut. 
 
“Nanti kita buka relawan-relawan, walaupun DKI Jakarta sudah mempunyai Dasawisma sebanyak 76.000 itu juga kita libatkan,” pungkasnya.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore