Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juli 2023 | 02.26 WIB

Viral, Wali Murid Calon Siswa di Tangerang Mengukur Jarak Permukiman ke Sekolah Pakai Meteran

Beredar video di Instagram seorang wali murid calon siswa di SMAN 5 Kota Tangerang mengukur jarak pemukiman warga menuju sekolah secara manual. (IG Tangsel.life) - Image

Beredar video di Instagram seorang wali murid calon siswa di SMAN 5 Kota Tangerang mengukur jarak pemukiman warga menuju sekolah secara manual. (IG Tangsel.life)

JawaPos.com – Beredar video di Instagram seorang wali murid calon siswa di SMAN 5 Kota Tangerang mengukur jarak permukiman warga menuju sekolah secara manual.

Ayip Samir orang tua calon siswa ini mengecek jarak sekolah dengan permukiman terdekat menggunakan meteran. Hal ini ia lakukan lantaran anaknya tidak diterima di SMAN 5 Kota Tangerang, jarak rumahnya dengan sekolah tersebut hanya terpaut 412 meter maka ia yakin anaknya dapat diterima di sekolah tersebut.

Dalam video yang beredar tersebut Ayip melakukan pengecekan daftar siswa yang diterima di SMA tersebut, akan tetapi ia mendapati bahwa siswa yang diterima jarak antara rumah dengan sekolah lebih dari 100 meter.

Ayip juga menduga banyak pendaftar yang melakukan kecurangan dengan melakukan titip kartu keluarga (KK) agar jarak rumah dengan sekolah lebih dekat. Lantaran hal tersebut ia melakukan aksi mengukur jarak rumah dengan sekolah tujuan.

Diketahui banyak terjadi masalah saat pelaksanaan PPDB, mulai dari siswa yang tidak diterima disekolah negeri padahal jarak rumah dengan sekolah dekat, sekolahan yang tidak mendapatkan murid.

Dikutip dari JawaPos.com terdapat banyak persoalan terjadi pada pelaksanaan PPDB zonasi. Persoalan tersebut yakni, migrasi domisili melalui KK ke wilayah sekolah yang dianggap favorit. Jumlah kuota siswa di sekolah negeri yang lebih sedikit dari jumlah pendaftar, sekolah sepi peminat, dan adanya praktik jual beli kursi di beberapa sekolah.

Selain masalah-masalah tersebut siswa dari keluarga tidak mampu (jalur afirmasi) dan anak dalam satu zonasi tidak tertampung di sekolah negeri. Hal ini yang dialami oleh Ayip Samir wali murid calon siswa di SMAN 5 Kota Tangerang.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore