Ilustrasi seseorang yang kelelahan/freepik
JawaPos.com-Berpuasa dapat memicu beberapa keluhan umum yang sering terjadi. Seperti rasa kantuk dan tubuh yang lemas.
Kondisi itu wajar dialami bagi seseorang yang berpuasa, karena selama kurang lebih 13 jam, tubuh menahan lapar dan haus, sehingga hanya mengandalkan cadangan energi untuk beraktivitas.
Namun, meski normal rasa lemas ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari saat anda sedang berpuasa. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah tertentu untuk mengatasi gejala ini.
Mengutip dari laman telkomuniversity.ac.id dan /fk.ui.ac.id berikut adalah panduan supaya tubuh anda tidak terlalu lemas selama menjalankan ibadah puasa.
Stress
Stress dapat membuat tubuh menjadi lemas karena menguras energi. Stres dan beban di dalam pikiran dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah. Stress juga berdampak pada kualitas tidur. Seseorang dengan pikiran yang berat lebih sulit untuk bisa tidur, Sehingga, membuat tubuh terasa lemas saat puasa.
Dehidrasi
Tubuh lebih mudah lemas saat mengalami dehidrasi. Kurangnya asupan cairan di dalam tubuh menyebabkan gejala yang muncul seperti pusing, sulit berkonsentrasi, mata berkunang-kunang, dan tubuh terasa lemas. Selama berpuasa, penting untuk menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi. Caranya dengan minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, serta 4 gelas di malam hari. Selain itu, sebaiknya anda mengurangi konsumsi kafein yang dapat memperparah dehidrasi.
Aktivitas berlebih
Aktivitas berat bisa membuat tubuh mudah terasa lelah. Saat berpuasa, sebaiknya anda tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat di siang hari. Kemudian, anda bisa mengerjakan pekerjaan di malam hari saat sudah berbuka puasa.
Kurang bergerak
Faktanya, jarang bergerak saat puasa justru membuat anda mudah merasa kantuk. Tanpa gerakan, otot dan otak tidak menerima pasokan energi yang cukup sehingga tubuh terasa lelah dan lesu. Olahraga dan aktivitas fisik ringan dapat membantu mengaktifkan metabolisme di dalam tubuh, sehingga anda kembali segar.
Asupan nutrisi rendah
Saat berpuasa, perhatian terhadap asupan nutrisi menjadi hal yang krusial. Terutama pada saat sahur. Sahur berfungsi sebagai sumber energi utama untuk menunjang aktivitas sepanjang hari. Jika hanya mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat tanpa diimbangi gizi lain yang seimbang, maka kadar gula darah dapat naik turun secara drastis. Situasi ini membuat tubuh anda lebih cepat terasa lemas. Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan dengan kandungan gizi seimbang, baik saat sahur ataupun berbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022