
Ilustrasi berbuka puasa di bulan Ramadhan. (Sumber foto: Freepik)
JawaPos.com - Ibadah puasa Ramadhan tidak hanya bernilai ibadah, tapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
Saat berpuasa, organ pencernaan mendapat waktu istirahat yang cukup untuk memperbaiki fungsi dan keseimbangannya.
Namun, manfaat tersebut bisa lebih optimal apabila diiringi dengan pola makan dan gaya hidup yang tepat.
Berhubung bulan Ramadhan akan tiba sekitar 40 hari lagi, ada baiknya mengulas tips sederhana melaksanakan ibadah puasa yang dapat membawa kemanfaatan untuk kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
Harapannya, ketika bulan Ramadhan tiba, kita dapat menerapkankannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, ibadah puasa tidak hanya bernilai ibadah, tapi memberikan manfaat lebih membuat kondisi kesehatan kita jadi lebih terjaga.
Berikut 5 tips populer agar ibadah puasa memiliki nilai tambah maksimal pada kesehatan tubuh kita.
Sahur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan selama puasa. Pilih makanan yang mengandung serat tinggi seperti oatmeal, sayuran hijau, dan buah-buahan agar proses pencernaan berjalan lebih lambat dan stabil. Hindari makanan terlalu pedas atau berlemak karena dapat memicu iritasi lambung.
Selain itu, konsumsi protein sehat seperti telur, ikan, atau tempe akan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama tanpa membebani sistem pencernaan. Kombinasi nutrisi seimbang saat sahur akan membantu tubuh tetap bertenaga dan mencegah gangguan pencernaan selama berpuasa.
Berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap agar pencernaan tidak kaget setelah kosong berjam-jam. Awali dengan makan kurma dan air putih yang mudah dicerna dan membantu mengembalikan energi tubuh secara perlahan.
Mengonsumsi makanan berat secara berlebihan saat berbuka dapat menyebabkan perut kembung, nyeri lambung, hingga gangguan asam lambung naik. Oleh karena itu, makanlah dengan porsi wajar dan beri jeda sebelum melanjutkan ke menu utama agar sistem pencernaan dapat beradaptasi dengan baik.
Kecukupan cairan sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan saat berpuasa. Air membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit yang sering terjadi akibat kurang minum. Usahakan minum air putih secara bertahap dari waktu berbuka hingga sahur.
Hindari terlalu banyak minuman manis atau berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Dengan pola minum yang teratur, fungsi usus akan tetap optimal meski tubuh berpuasa sepanjang hari.
Makanan berminyak dan berlemak memang menggoda saat berbuka, tapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat memperlambat proses pencernaan. Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga bisa menyebabkan rasa begah dan tidak nyaman di perut.
Sebagai alternatif, pilih makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang. Pola makan seperti ini membantu menjaga kesehatan saluran cerna sekaligus mendukung berat badan tetap ideal selama bulan puasa.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setelah berbuka dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Gerakan ringan membantu kerja usus dan mengurangi risiko perut kembung atau sembelit saat puasa.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
