
Ilustrasi hoax. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aisyah, istri Rasulullah Muhammad Saw sempat menjadi korban penyebaran berita bohong (hoax). Hal itu terjadi setelah Aisyah ikut Baginda Nabi ke medan perang pada tahun kelima Hijriyah.
Berdasarkan sebuah riwayat dari Urwah bin Zubair, Sa'id bin Al-Musayyib, Alqamah bin Waqqas, dan Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud, dinyatakan bahwa Aisyah ikut menemani Rasulullah ke medan perang.
Sepulangnya dari dari perang Bani Musthaliq sekitar tahun kelima Hijriyah, rombongan sempat berhenti di sesuatu tempat pada malam hari untuk beristirahat. Aisyah menyadari bahwa kalung yang dibawanya hilang. Dia pun memutuskan kembali untuk mencari kalungnya yang terbuat dari manik-manik Dhafar.
Usaha Aisyah untuk mencari kalungnya yang hilang akhirnya membuahkan hasil. Namun, putri Abu Bakar ini jadinya tertinggal dari rombongan yang membawanya.
Dilansir dari NU Online, rombongan sahabat tidak tahu sama sekali bahwa Aisyah keluar dari rombongan untuk mencari kalungnya yang hilang. Mereka menduga Aisyah bersama rombongan atau berada di dalam tandu. Para pembawa tandu pun tidak tahu Aisyah keluar untuk mencari kalungnya yang hilang.
Setelah menemukan kalungnya, Aisyah kembali ke tempat rombongan beristirahat. Namun sayangnya, mereka sudah tidak ada di tempat. Mereka telah melanjutkan perjalanan.
Shafwan bin Al-Mu'attal As-Sulami yang bertugas mengecek barang-barang yang tertinggal tanpa sengaka melihat Aisyah sedang ketiduran sendirian. Dia pun membangunkan sang istri Nabi.
Setelah terbangun, Aisyah berusaha menutupi wajahnya dengan jilbabnya tanpa bicara sepatah kata pun dengan Shafwan. Setelah itu, salah satu sahabat Nabi ini membantu Aisyah untuk naik ke atas untanya. Sementara Shafwan berjalan kaki sambil mengarahkan untanya.
Shafwan dan Aisyah baru bertemu dengan rombongan pada siang hari setelah mereka beristirahat dari teriknya matahari. Hal itu kemudian menimbulkan informasi bohong atau berita hoax dan menuding Aisyah berselingkuh dengan Shafwan.
Berita bohong ini disebarkan Abdullah bin Ubay bin Salul. Sejumlah umat Islam yang tipis kadar keimanannya sempat mempercayai akan berita bohong ini.
Sebagai respons atas berita bohong tersebut, Allah menurunkan ayat 11 surah An-Nur untuk membantah kabar bohong terkait perselingkuhan Aisyah dengan Shafwan.
Dalam ayat tersebut Allah menegaskan bahwa berita bohong itu tidak berdasar sama sekali dan menjadi pelajaran bagi umat Islam untuk tidak mudah termakan dengan beredarnya berita bohong.
Berita hoax yang dialamatkan pada Aisyah tentu merupakan perbuatan keji. Sebab, Aisyah adalah istri Nabi Muhammad yang sangat dihormati dan dipuji karena kesucian dan kehormatannya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
