
Niat puasa Arafah dan Tarwiyah adalah langkah awal untuk meraih keutamaan ibadah sunnah menjelang Iduladha (Freepik/Freeepik)
JawaPos.Com - Puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah, terutama bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji. Keutamaan puasa ini begitu luar biasa hingga mampu menghapus dosa-dosa selama dua tahun. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah bersabda:
"Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim, no. 1162)
Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), puasa arafah pada 9 Dzulhijjah 1446 H akan dilaksanakan pada hari Kamis (5/6/2025), dan pada hari jumat (6/62025) umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 H .
Tak heran jika banyak kaum muslimin berlomba-lomba menjalankan puasa Arafah setiap tanggal 9 Dzulhijjah.
Namun, bagaimana jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadhan yang belum diganti? Apakah dibolehkan menggabungkan niat puasa Arafah dengan puasa qadha Ramadhan dalam satu waktu?
Pertanyaan ini bukan sekadar teknis, melainkan menyangkut kualitas dan keabsahan ibadah, serta apakah seseorang masih bisa memperoleh keutamaan puasa Arafah jika digabung dengan puasa qadha. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mewajibkan umat Islam mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan:
"… Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain." (QS. Al-Baqarah: 184)
Ayat ini menunjukkan bahwa qadha Ramadhan adalah kewajiban, sementara puasa Arafah bersifat sunnah.
Dilansir dari laman Nu Online Wakil sekretariat Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) Alhafiz Kurniawan, ganti puasa Ramadhan digabung dengan niat puasa arafah diperbolehkan dan sah. Ia juga mengatakan seseorang yang melaksanakan itu juga mendapatkan keutamaan puasa sunnah.
Namun demikian disarankan seseorang mengutamakan mengganti puasa bulan Ramadhan terlebih dahulu baru menjalankan puasa sunnah. Jadi bagi kamu yang mengganti puasa bulan Ramadhan di hari arafah, maka dia tetap bisa mendapatkan pahala puasa Arafah meskipun niat hanya mengganti puasa ramadhan.
Niat Ganti Puasa Ramadhan
وَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
