Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 17.19 WIB

Catat! 7 Keutamaan Sholat Dhuha di Bulan Suci Ramadhan yang Harus Diketahui Setiap Muslim

Ilustrasi umat Islam sholat. (Photo by Alena Darmel/Pexels) - Image

Ilustrasi umat Islam sholat. (Photo by Alena Darmel/Pexels)

JawaPos.com - Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan ibadah serta memperbanyak amalan kebaikan. Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah sholat Dhuha.

Dilansir dari laman jabar.nu.or.id, kata "Dhuha" secara bahasa berarti awal waktu siang atau pagi hari. Dalam ilmu fiqih, sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan pada waktu Dhuha, yaitu sejak matahari mulai naik setinggi satu tombak (sekitar tujuh hasta atau 2,5 meter) hingga menjelang waktu zawâl, saat matahari mulai condong ke arah barat.

Hukum melaksanakan sholat ini adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan. Sayang sekali jika melewatkan kesempatan berharga ini, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh dengan limpahan rahmat.

Menurut informasi dari sumsel.kemenag.go.id, sholat Dhuha memiliki banyak hikmah, di antaranya membuat hati lebih tenang, meningkatkan konsentrasi, menjaga kesehatan fisik, mempermudah urusan, serta membuka pintu rezeki yang tak terduga.

Oleh karena itu, mari manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak sholat Dhuha. Setiap rakaat yang kita kerjakan adalah investasi pahala yang akan mendatangkan keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat.

Berikut adalah beberapa keutamaan sholat Dhuha selama bulan Ramadhan.

  1. Bernilai sedekah

Setiap gerakan dalam sholat Dhuha dihitung sebagai sedekah, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim yang berbunyi.

“Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

Ini adalah cara mudah untuk bersedekah setiap hari.

  1. Pengampunan dosa

Allah SWT menjanjikan ampunan dosa bagi mereka yang rutin melaksanakan sholat Dhuha, bahkan sebanyak buih di lautan. Rasulullah SAW sendiri bersabda bahwa,

“Siapa yang selalu mengerjakan sholat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”(HR. Tirmidzi).

  1. Menyempurnakan ibadah wajib

Sholat Dhuha menjadi cadangan pahala untuk menutupi kekurangan dalam sholat wajib  seperti yang berbunyi dalam hadist dibawah ini.

“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka Allah berfirman, “Perhatikanlah jikalau hamba-Ku mempunyai sholat sunnah maka sempurnakanlah dengan sholat sunnahnya, sekadar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya.” (HR Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah).

  1. Pahala setara haji dan umrah

Melaksanakan sholat Dhuha setelah sholat Subuh dan berdzikir memiliki pahala yang sangat besar, setara dengan haji dan umrah yang sempurna. Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang melaksanakan sholat Subuh berjamaah, lalu duduk berdzikir mengingat Allah hingga matahari terbit, kemudian melaksanakan sholat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna." (HR. Tirmidzi).

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore