Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Januari 2023 | 14.31 WIB

Ekonomi AS Tumbuh 2,9 Persen, Ancaman Resesi Tetap Ada

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Ekonomi AS tumbuh terealisasi 2,9 persen pada kuartal IV 2022. Angka ini jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 2,6 persen. Meski terjadi pertumbuhan yang solid selama enam bulan, tetap ada kekhawatiran bahwa AS mungkin berada di ambang resesi.

Tingkat konsumsi pribadi tumbuh 2,1 persen. Lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 2,9 persen.

Ketakutan itu sedikit mereda setidaknya untuk saat ini, memberikan ruang bagi pembuat kebijakan untuk tetap mengikuti kenaikan suku bunga yang berkelanjutan. Pengeluaran konsumen berkontribusi pada kinerja kuartal keempat yang menguat, di mana sebelumnya sektor perumahan dan manufaktur sempat lesu.

Meski tercatat tumbuh, angka tersebut adalah penurunan dari pertumbuhan 3,2 persen pada kuartal sebelumnya seperti laporan Biro Analisis Ekonomi. Angka terbaru menunjukkan ekonomi berjalan tangguh, namun melambat. Meski pertumbuhan ekonomi pada kuartal terakhir datang lebih kuat dari yang diperkirakan banyak orang, analis mengatakan itu akan berdampak kecil pada langkah Fed selanjutnya.

Bank sentral menaikkan suku bunga tujuh kali tahun lalu dan diperkirakan akan melakukannya lagi minggu depan, dengan harapan bahwa biaya pinjaman yang lebih tinggi akan menyebabkan bisnis dan rumah tangga mengurangi belanja untuk memperlambat ekonomi dan mengekang kenaikan harga. Sementara beberapa dari kenaikan suku bunga tersebut telah memiliki efek yang mengerikan, terutama di pasar perumahan. Banyak bank besar memperkirakan penurunan ekonomi tahun ini.

"Anda mungkin melihat pertumbuhan dan berpikir ekonomi keluar dari kesulitan, tapi itu akan sepenuhnya salah perkiraan," kata Kepala ekonom di SMBC Nikko Securities America, Joseph LaVorgna seperti dilansir dari Washington Post, Sabtu (28/1).

Ia memperkirakan resesi akan terjadi di pertengahan tahun. “Ada banyak variabel yang semuanya menunjuk ke arah yang sama," katanya.

Reaksi Biden

Potret kekuatan ekonomi adalah berita yang disambut baik oleh Gedung Putih pada saat ekonomi AS terus disorot. Biden cukup gembira dengan kabar itu.

"Ini berita yang sangat baik," kata Biden.

Biden mengutip pasar kerja yang kuat, kenaikan upah, dan penurunan inflasi. “Pertumbuhan ekonomi naik, lebih kuat dari perkiraan para ahli,” ungkap Biden.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore