
Jeff Bezos, pendiri Blue Origin (Benzinga)
JawaPos.com - Jeff Bezos, pendiri Amazon sekaligus Blue Origin, ingin mengubah Bulan dari tujuan kunjungan singkat astronot menjadi pangkalan permanen untuk eksplorasi antariksa. Ambisi itu didukung investasi pribadinya sebesar USD 28 miliar atau sekitar Rp501,04 triliun, dengan kurs Rp17.930 per dolar AS.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Oktober 2026, Bezos menegaskan, "Kita akan pergi ke Bulan untuk menetap." Bezos menilai keberhasilan pendaratan manusia di Bulan pada 1969 tidak berarti misi serupa mudah diulang. Program Apollo berlangsung ketika Amerika Serikat menghadapi persaingan Perang Dingin dan mengerahkan sumber daya nasional dalam skala besar.
"Kita sudah pernah ke sana pada 1969," kata Bezos. "Orang bertanya, 'Mengapa sekarang begitu sulit bagi kita untuk melakukannya jika kita sudah berhasil pada 1969?' Yang perlu dipahami, saat itu kita menghabiskan hampir 3 persen produk domestik bruto (PDB). Biayanya sangat mahal," ujarnya seperti dikutip Benzinga, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Kacamata Pintar Tiongkok Bikin Meta Kewalahan, Alibaba Unggulkan Kamera dan Baterai Lebih Tahan Lama
Karena itu, Bezos ingin pendekatan berikutnya lebih efisien sekaligus berkelanjutan. "Sekarang kita akan melakukannya dengan biaya lebih rendah dan pergi ke Bulan untuk menetap. Ini bukan sekadar menjalankan misi lalu pulang. Kita akan membangun pangkalan Bulan yang benar-benar berkelanjutan," ujarnya.
Infrastruktur tersebut diharapkan memungkinkan manusia bekerja, memanfaatkan sumber daya setempat, dan melanjutkan eksplorasi tanpa bergantung sepenuhnya pada pasokan dari Bumi.
Menurut Bezos, Bulan juga merupakan titik awal yang strategis untuk perjalanan lebih jauh. Perjalanan dari Bumi memerlukan sekitar tiga hari, sementara sumber daya Bulan berpotensi dimanfaatkan untuk membuat sel surya dan bahan bakar roket. Dia berpandangan manusia perlu membangun kemampuan di Bulan sebelum mengirimkan misi berawak ke Mars.
"Kita akan pergi ke Mars dan melakukan hal-hal lainnya. Namun, kita perlu pergi ke Bulan terlebih dahulu," katanya.
Persaingan geopolitik turut memperkuat urgensi rencana tersebut. Bezos ingin Amerika Serikat mendahului Tiongkok dalam mengembalikan manusia ke permukaan Bulan, dengan target pendaratan pada 2028.
"Kita harus mengalahkan Tiongkok untuk mencapai Bulan, dan saya yakin kita akan berhasil," ujarnya. Namun, target itu masih bergantung pada kesiapan teknologi, sistem pendaratan, dan pengiriman kargo secara rutin untuk menopang pangkalan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022