Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Oktober 2026 | 19.14 WIB

Houthi Serang Bandara Riyadh, Keselamatan Jemaah Umrah ke Makkah dan Madinah Terancam

Para pendukung milisi Houthi mengacungkan senjata saat berunjuk rasa di Sanaa, Yaman, pada 9 Oktober 2026. (AFP)

JawaPos.com - Serangan milisi Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh meningkatkan ancaman terhadap keselamatan jemaah umrah dan pelancong sipil di Arab Saudi. Serangan itu juga kembali menyoroti risiko terhadap infrastruktur penerbangan yang menjadi pintu masuk bagi umat Islam dari berbagai negara untuk beribadah ke Makkah dan Madinah.

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (12/10), serangan tersebut dinilai memperlihatkan peningkatan aksi kekerasan Houthi terhadap Arab Saudi. Perhatian kini kembali tertuju pada serangan-serangan sebelumnya yang menyasar Makkah dan Madinah, dua kota suci umat Islam, serta infrastruktur sipil yang melayani para pengunjungnya.

Rekaman yang beredar setelah serangan di Riyadh memperlihatkan jemaah umrah bersiap menaiki pesawat di bandara. Situasi itu menggambarkan risiko yang dihadapi para pelancong yang datang ke Arab Saudi untuk beribadah dan mengunjungi Dua Masjid Suci.

Bagi jutaan umat Islam di seluruh dunia, bandara-bandara di Arab Saudi bukan sekadar tempat transit. Fasilitas tersebut menjadi pintu masuk bagi jemaah dan pengunjung yang hendak menuju Makkah dan Madinah untuk menjalankan ibadah.

Karena itu, serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil tidak hanya mengganggu perjalanan udara. Aksi semacam itu juga dapat membahayakan nyawa jemaah, keluarga, dan penumpang lain yang berada di lokasi.

Serangan Houthi Disorot

Serangan terhadap Bandara Riyadh turut memunculkan pertanyaan mengenai klaim legitimasi keagamaan Houthi, terutama mengingat riwayat serangan kelompok tersebut yang diarahkan ke Makkah dan Madinah.

Tindakan menyerang infrastruktur penerbangan sipil yang digunakan para jemaah dinilai bertentangan dengan prinsip perlindungan terhadap orang tak bersalah dan penghormatan terhadap tempat-tempat suci.

Serangan terbaru itu juga terjadi ketika pasukan Houthi menghadapi tekanan militer yang meningkat di Yaman. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa serangan terhadap fasilitas sipil di Arab Saudi digunakan untuk menunjukkan kekuatan di tengah kemunduran di medan pertempuran.

Alih-alih hanya berhadapan dengan sasaran militer, Houthi terus mengancam bandara dan fasilitas sipil lainnya. Dampaknya, penumpang, termasuk perempuan, anak-anak, dan jemaah umrah, berisiko menjadi korban.

Serangan yang sengaja menyasar warga sipil dan objek sipil juga berpotensi melanggar hukum humaniter internasional, yang melarang serangan terhadap pihak dan fasilitas yang tidak terlibat dalam pertempuran.

Arab Saudi Perkuat Perlindungan Jemaah

Sebagai Penjaga Dua Masjid Suci, Arab Saudi memiliki tanggung jawab historis untuk melindungi jemaah dan pengunjung dari berbagai negara. Kerajaan itu telah berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur penerbangan, jaringan transportasi, serta sistem keamanan untuk mendukung perjalanan ibadah yang aman.

Serangan terhadap bandara yang melayani para jemaah secara langsung menantang upaya tersebut. Keselamatan orang-orang yang bepergian untuk beribadah pun menjadi bagian dari persoalan keamanan regional yang lebih luas.

Serangan terbaru itu memperkuat tuntutan agar keselamatan penerbangan sipil mendapat perlindungan dan pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap infrastruktur sipil dimintai pertanggungjawaban.

Bagi Arab Saudi, melindungi Dua Masjid Suci beserta para jemaah dan pengunjungnya tetap menjadi tanggung jawab nasional yang tidak dapat ditawar. Kerajaan itu menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan jemaah, mengamankan bandara, serta mempertahankan kedaulatan di tengah serangan Houthi yang berkelanjutan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Saudi Gazette
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore