Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 21.54 WIB

Profil Fatima El Mansouri, dari Pengacara hingga Perdana Menteri Perempuan Pertama Maroko

Fatima Ezzahra El Mansouri, Moroccan minister, politician and mayor of Marrakech, takes part in an electoral rally for Authenticity and Modernity Party (PAM) ahead of the upcoming legislative elections, in Tangier, Morocco, Wednesday, Sept. 16, 2026. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy) - Image

Fatima Ezzahra El Mansouri, Moroccan minister, politician and mayor of Marrakech, takes part in an electoral rally for Authenticity and Modernity Party (PAM) ahead of the upcoming legislative elections, in Tangier, Morocco, Wednesday, Sept. 16, 2026. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

JawaPos.com - Fatima El Mansouri menempuh perjalanan panjang sebelum akhirnya ditunjuk menjadi perdana menteri Maroko. Berawal dari pengacara yang menangani transaksi komersial dan properti, ia kemudian menjadi wali kota perempuan pertama Marrakech, masuk parlemen, menduduki kursi menteri, hingga memimpin partai yang memenangkan pemilu 2026.

Raja Mohammed VI menunjuk Mansouri, 50, untuk membentuk pemerintahan baru setelah partainya, Authenticity and Modernity Party (PAM), memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan parlemen. Penunjukan itu sekaligus menjadikannya perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko.

Namun, perjalanan politik Mansouri tidak hanya dibentuk oleh jabatan yang pernah diembannya. Latar belakang keluarga, pendidikan di Prancis dan Amerika Serikat, pengalaman sebagai pengacara, serta kiprahnya selama bertahun-tahun di politik lokal dan nasional ikut membentuk sosoknya di panggung politik Maroko.

Lahir dari Keluarga Pejabat Marrakech

Melansir Al Monitor, Rabu (30/9), Mansouri lahir di Marrakech pada 3 Januari 1976. Ia berasal dari keluarga yang memiliki akar di wilayah Rhamna, dekat Marrakech.

Ayahnya, Abderrahmane El Mansouri, merupakan pejabat lokal di Marrakech sebelum kemudian ditunjuk sebagai duta besar Maroko untuk Uni Emirat Arab.

Lingkungan keluarga tersebut membuat Mansouri tumbuh dekat dengan dunia pemerintahan dan kehidupan politik lokal. 

Namun, sebelum memasuki politik, ia lebih dulu menempuh pendidikan dan membangun karier di bidang hukum.

Menurut biografi Mansouri yang diterbitkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), ia bersekolah di institusi pendidikan berbahasa Prancis di Marrakech.

Setelah itu, Mansouri melanjutkan studi hukum di Universitas Montpellier, Prancis. Ia kemudian memperoleh gelar hukum bisnis Anglo-Amerika dari Pace University di New York serta gelar hukum privat dari Universitas Mohammed V di Rabat.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore