
Kekhawatiran seputar program nuklir Iran telah meningkat setelah pengumuman Energi Atom internasional PBB minggu lalu. (Organisasi Energi Atom Iran melalui AP, File).
JawaPos.com - Iran didesak memberikan konsesi terkait program nuklirnya oleh para mediator. Hal ini dilakukan dalam upaya menghidupkan kembali negosiasi gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
Menurut laporan The Wall Street Journal, seperti dikutip Anadolu pada Senin, inisiatif dari pihak penengah itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump menolak usulan Iran soal gencatan senjata selama tujuh hari guna membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Para mediator menilai hal itu sebagai upaya, yang peluang keberhasilannya tipis, untuk mendorong Iran mengambil langkah terkait program nuklir. Sejauh ini, Iran belum menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka siap membahas masalah itu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Minggu (27/9) bahwa pihaknya tetap terbuka untuk berunding, tetapi akan memberikan respons jika aksi militer kembali dilakukan.
"Kami sepenuhnya siap jika perang kembali berlanjut. Kami akan bersikap tegas menghadapi setiap agresi baru dalam bentuk apa pun, bahkan jika itu berujung pada perang kiamat. Namun, pada saat yang sama, kami siap untuk jalur diplomasi. Pilihan ada di tangan Presiden Trump," kata Araghchi, dilansir dari Antara, Senin (28/9).
Sementara itu, pihak penengah dari Arab mengatakan Iran belum memberikan konsesi apa pun sejak Trump menolak usulan gencatan senjata dari Teheran.
Para pejabat Teluk mengatakan Iran ingin AS memberikan konsesi terlebih dahulu sebelum negosiasi dilanjutkan.
Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, yang negaranya berperan sebagai perantara pesan antara AS dan Iran, mengatakan konflik tersebut semakin sulit diselesaikan.
"Konflik ini sangat kompleks," katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022