Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 21.06 WIB

Korban Tewas Topan Dujuan di Jepang Jadi 10 Orang, Empat Masih Hilang

Sebuah jalan di Ichikawa, Prefektur Chiba, terendam banjir akibat hujan deras yang ditimbulkan Topan Dujuan pada 21 September 2026. (Kyodo) - Image

Sebuah jalan di Ichikawa, Prefektur Chiba, terendam banjir akibat hujan deras yang ditimbulkan Topan Dujuan pada 21 September 2026. (Kyodo)

JawaPos.com - Korban tewas akibat Topan Dujuan yang melanda wilayah timur Jepang pada awal pekan bertambah menjadi 10 orang pada Rabu. Tiga korban tambahan ditemukan meninggal dunia di sejumlah wilayah dekat Tokyo.

Dilansir dari Kyodo, Kamis (24/9), pencarian masih dilakukan terhadap empat orang yang dinyatakan hilang di Prefektur Chiba dan Kanagawa setelah topan membawa hujan deras serta banjir ke wilayah yang luas.

Dari 10 korban tewas tersebut, tujuh orang meninggal dunia di Chiba dan tiga lainnya di Kanagawa, wilayah di barat daya Tokyo.

Topan Dujuan melanda Jepang di tengah libur lima hari Silver Week yang berlangsung hingga Rabu. Chiba menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah karena sebelumnya juga mengalami hujan deras dan banjir pada Agustus serta awal September.

Tanggul Danau Jebol

Dua bagian tanggul di Danau Imbanuma, Chiba utara, jebol setelah permukaan air naik hingga mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Air kemudian membanjiri rumah-rumah dan area persawahan di sekitar danau.

Menurut pemerintah setempat, masing-masing bagian tanggul yang jebol memiliki lebar sekitar 100 meter.

Danau Imbanuma terhubung dengan Sungai Tone. Pemerintah akan memompa air keluar dari danau untuk menurunkan permukaan air.

Seorang pejabat mengatakan curah hujan yang lebih tinggi dari perkiraan membuat upaya pemompaan air sungai menuju Teluk Tokyo yang telah dilakukan sejak Minggu kewalahan.

Badan pemerintah terkait mengatakan tidak pernah ada laporan tanggul Danau Imbanuma jebol sejak sistem pengelolaan air modern mulai diterapkan pada 1968.

Topan Dujuan kemudian melemah setelah bergerak menjauh dari Jepang, tetapi dampak hujan derasnya masih dirasakan di sejumlah wilayah.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore