
Tim Pertahanan Sipil Arab Saudi di Provinsi Taif memeriksa lokasi yang rusak akibat puing-puing yang jatuh setelah intersepsi dan penghancuran drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi pada Kamis. (Foto SPA)
JawaPos.com - Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan dua peringatan terkait potensi bahaya di Riyadh dan kota Al-Kharj pada Sabtu (19/9) dini hari. Peringatan tersebut kemudian dicabut setelah otoritas menyatakan situasi aman, di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap Arab Saudi.
Dilansir dari Arab News, Sabtu (19/9), peringatan pertama dikeluarkan sekitar pukul 02.58 waktu setempat. Sejumlah saksi melaporkan mendengar sedikitnya dua ledakan di Riyadh. Beberapa menit kemudian, Pertahanan Sipil mengumumkan bahwa situasi telah aman.
Peringatan serupa juga dikeluarkan di Kepulauan Farasan, wilayah barat daya Arab Saudi. Namun, jenis ancaman yang memicu peringatan tersebut belum segera diketahui.
Peringatan kedua untuk Riyadh dan Al-Kharj dikeluarkan pada pukul 05.19. Lebih dari 10 menit kemudian, Pertahanan Sipil kembali menyatakan bahwa bahaya telah berakhir.
Peringatan tersebut dikirimkan ke telepon seluler warga melalui Platform Peringatan Dini Nasional. Salah satu pesan yang diterima warga Riyadh berbunyi, “Wilayah ini berada di bawah ancaman udara dari pihak musuh.”
Peringatan tersebut menjadi perkembangan yang tidak biasa bagi Riyadh. Warga diminta tetap berada di dalam rumah, menjauh dari jendela dan area terbuka, serta mengikuti instruksi keselamatan resmi dari pemerintah.
Pertahanan Sipil sebelumnya juga mengeluarkan peringatan serupa di sejumlah wilayah Arab Saudi pada Jumat (18/9). Daerah yang terdampak antara lain Jeddah dan Taif di Provinsi Makkah, Khamis Mushayt di Provinsi Asir, serta AlUla di Provinsi Madinah.
Peringatan terbaru itu muncul beberapa jam setelah juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim bahwa kelompoknya telah menggagalkan apa yang disebutnya sebagai “upaya kriminal” yang diduga dilakukan Arab Saudi di ibu kota Yaman, Sanaa. Saree juga mengancam akan memberikan respons, menurut laporan Reuters.
Kelompok Houthi menguasai Sanaa serta sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman. Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok tersebut meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi, termasuk menggunakan drone dan rudal.
Peningkatan serangan tersebut berlangsung setelah Houthi mengumumkan blokade laut pada Juli yang menargetkan kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Arab Saudi di Laut Merah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022