
Malaysia dilaporkan menyita tiga kontainer yang terafiliasi Israel. (Royal News)
JawaPos.com - Malaysia kembali menunjukan keberaniannya melawan Zionisme dengan menahan tiga kontainer di Pelabuhan Tanjung Pelepas, Johor.
Berbeda dari penyitaan sebelumnya yang dikaitkan dengan dugaan pengiriman senjata, tiga kontainer yang ditahan pada 19 Agustus itu dilaporkan berisi komponen sepeda listrik.
Melansir Roya News, ketiganya diketahui dalam perjalanan menuju Pelabuhan Ashdod, Israel, dan hingga pertengahan September 2026 masih tertahan di Tanjung Pelepas karena otoritas Malaysia melakukan penyelidikan terhadap muatannya. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg berdasarkan sumber yang mengetahui perkara tersebut.
Baca Juga:Fokus Pencarian Korban di Badan KM Virgo Transport 8, KRI Canopus dan Drone Laut Dikerahkan
Sementara itu, berdasarkan dokumen pengiriman yang ditinjau Bloomberg menunjukkan komponen sepeda listrik itu diproduksi Chongqing Mobimax Technology Co., perusahaan asal Tiongkok. Data pelacakan dari A.P. Moller-Maersk juga menunjukkan ketiga kontainer masih berada di pelabuhan tersebut hampir sebulan setelah ditahan.
Bukan Kasus Pertama
Penahanan tiga kontainer tersebut terjadi sekitar dua pekan setelah Malaysia menahan kontainer lain pada 7 Agustus. Kontainer sebelumnya berasal dari Filipina dan ditujukan kepada Elbit Systems, perusahaan teknologi pertahanan Israel.
Otoritas Malaysia mencurigai muatan tersebut dapat berupa senjata dan kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan sifat, spesifikasi, penggunaan serta klasifikasi barang.
Agensi Kawalan dan Perlindungan Sempadan Malaysia (AKPS) ketika itu mengatakan pengiriman tersebut diduga melanggar aturan yang melarang ekspor barang secara langsung maupun tidak langsung ke Israel. Otoritas juga menyelidiki kemungkinan barang tersebut masuk kategori barang strategis yang diatur dalam Strategic Trade Act 2010.
Kasus tersebut membuat pengawasan terhadap pengiriman yang memiliki tujuan akhir Israel semakin mendapat perhatian. Dalam kasus terbaru, belum ada keterangan dari otoritas Malaysia yang menyatakan bahwa komponen sepeda listrik tersebut merupakan barang strategis atau telah terbukti melanggar hukum.
AKPS menyatakan perkara masih dalam penyelidikan dan belum memberikan informasi lebih lanjut. Pihak berwenang lainnya, termasuk otoritas pelabuhan Johor, juga masih meninjau kasus tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022