Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 00.23 WIB

Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah AS, Iran Balas Labeli California Sebagai 'Wilayah Baru'

Iran beri label California sebagai wilayahnya, balas narasi Trump soal kuasai Selat Hormuz. (X/IraninHyderabad) - Image

Iran beri label California sebagai wilayahnya, balas narasi Trump soal kuasai Selat Hormuz. (X/IraninHyderabad)

JawaPos.com - Perang narasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Selat Hormuz sebagai 'wilayah baru AS. Iran membalas dengan langkah serupa: California ditampilkan sebagai 'wilayah baru Republik Islam Iran'.

Polemik tersebut bermula ketika Trump mengunggah gambar peta Selat Hormuz yang diberi lingkaran, lengkap dengan tulisan 'NEW U.S. Territory' di Truth Social. Unggahan itu muncul setelah Trump sebelumnya mengatakan jalur pelayaran strategis tersebut akan menjadi wilayah Amerika Serikat setelah perang berakhir.

Gedung Putih kemudian turut mengunggah ulang pernyataan Trump melalui akun resminya di X.

Iran tak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Akun resmi Konsulat Jenderal Iran di Hyderabad di platform X mengunggah peta Amerika Serikat dengan California diberi warna biru. Di atas peta tersebut terdapat tulisan “NEW TERRITORY OF ISLAMIC REPUBLIC OF IRAN.”

Balasan itu memiliki konteks tersendiri. California, terutama kawasan Los Angeles, merupakan salah satu pusat terbesar komunitas keturunan Iran di luar negeri.

Melansir TRT World, berdasarkan Data Iranian Diaspora Dashboard yang dikelola UCLA Center for Near Eastern Studies memperkirakan sekitar 141.000 warga keturunan Iran tinggal di Los Angeles County.

Besarnya komunitas Iran di California juga berkaitan dengan gelombang migrasi setelah Revolusi Iran 1979. Kawasan Westwood di Los Angeles bahkan berkembang menjadi pusat kehidupan diaspora Iran yang dikenal dengan sebutan 'Tehrangeles'.

Tak hanya melalui akun resmi konsulat, pejabat Iran juga memberikan respons langsung terhadap unggahan Trump. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menulis di X: "Delusinya mengenai Selat Hormuz akan segera diperbaiki, atau kami akan memperbaiki delusi pria delusi ini."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tehran melihat klaim Trump mengenai Selat Hormuz bukan sekadar pernyataan retoris, tetapi bagian dari ketegangan yang lebih luas antara kedua negara.

Selat Hormuz sendiri memiliki arti strategis bagi perdagangan energi global. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman tersebut menjadi salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore