Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 14.01 WIB

Operasi Senyap AS di Selat Hormuz Terungkap, 10 Juta Barel Minyak Tetap Mengalir

Ilustrasi jalur pelayaran di Selat Hormuz. (RTE). - Image

Ilustrasi jalur pelayaran di Selat Hormuz. (RTE).

JawaPos.com - Operasi senyap militer Amerika Serikat di Selat Hormuz akhirnya terungkap. Selama beberapa pekan terakhir, AS disebut mengatur jalur pelayaran khusus di sisi selatan selat tersebut agar kapal tanker tetap bisa keluar-masuk kawasan Teluk dan menjaga pasokan minyak dunia tetap mengalir.

Dua pejabat AS mengatakan kepada Axios, sekitar 15–20 kapal tanker melintasi Selat Hormuz setiap malam melalui jalur selatan di sepanjang pesisir Oman. Dari operasi itu, rata-rata hampir 10 juta barel minyak per hari berhasil dikeluarkan dari kawasan Teluk menuju pasar energi global.

Volume tersebut memang belum kembali ke tingkat sebelum perang. Namun, jumlahnya cukup signifikan untuk mengurangi tekanan terhadap pasokan minyak dunia yang sempat terganggu akibat konflik.

Bukan Sekadar Kawal Kapal Tanker

Operasi AS ternyata tidak hanya berupa pengawalan kapal tanker bermuatan minyak.

Militer AS juga membantu kapal tanker kosong bergerak dari Laut Arab menuju Teluk melalui Selat Hormuz. Setelah tiba di pelabuhan negara-negara kawasan, kapal tersebut mengambil minyak sebelum kembali melewati selat menuju Laut Arab.

Pergerakan kapal diatur secara ketat. Satuan tugas AS menyusun daftar kapal yang akan keluar dari Teluk sekaligus menentukan kapal tanker kosong yang masuk untuk mengambil minyak.

Setiap malam, kapal-kapal tersebut dijadwalkan bergerak dalam kelompok besar melalui jalur selatan pada waktu yang telah ditentukan. Militer AS kemudian memberikan panduan mengenai jalur yang harus digunakan.

Seorang pejabat AS yang mengetahui langsung operasi tersebut mengklaim Washington telah mengendalikan jalur selatan selama sekitar dua bulan.

"Kami telah mengendalikan jalur selatan Selat Hormuz selama dua bulan sekarang. Korps Garda Revolusi Islam bisa menjadi gangguan, tetapi mereka tidak mengendalikan selat. Kami melakukannya,” kata pejabat tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore