
Kapal dan perahu di Selat Hormuz, Musandam, Oman, 4 Mei 2026. (REUTERS/Stringer).
JawaPos.com - Iran menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka kembali sebelum Amerika Serikat memenuhi sejumlah tuntutan, termasuk mencabut sanksi minyak, membuka blokade, dan melepaskan dana Iran yang dibekukan.
Sikap ini muncul setelah tenggat 60 hari bagi Teheran dan Washington untuk mencapai kesepakatan final berakhir tanpa hasil.
Ketegangan di Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa Teheran tidak akan membuka jalur strategis tersebut sebelum Amerika Serikat memenuhi komitmen yang disebut telah disepakati dalam memorandum of understanding (MoU) pada Juni.
Ghalibaf menyebut tuntutan Iran mencakup pencabutan blokade dan sanksi minyak, pelepasan dana Iran yang dibekukan, penghentian ancaman serta operasi militer di berbagai front, dan sejumlah komitmen lainnya.
"Selat itu tidak akan dibuka kecuali Amerika memenuhi komitmennya yang terkandung dalam nota kesepahaman, termasuk mencabut blokade, melepaskan dana beku, mencabut sanksi minyak, mengakhiri ancaman dan operasi militer di semua lini, dan kondisi lain yang dilakukan Amerika," kata Ghalibaf dilansir dari The New Arab.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang parlemen yang digelar secara virtual, sehari setelah tenggat 60 hari bagi Iran dan Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan final berakhir tanpa tercapainya kesepakatan.
Kebuntuan mengenai Selat Hormuz kini menjadi salah satu persoalan utama dalam upaya mengubah gencatan senjata menjadi penyelesaian yang lebih permanen.
Bagi Iran, penguasaan terhadap jalur pelayaran tersebut menjadi salah satu kartu strategis dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat. Sebaliknya, bagi dunia internasional, stabilitas Selat Hormuz memiliki konsekuensi langsung terhadap perdagangan dan energi global.
Ghalibaf bahkan memperingatkan bahwa Iran siap meningkatkan respons militernya apabila kembali diserang.
"siap untuk memberikan kekalahan yang lebih besar daripada yang sebelumnya kepada musuh jika mereka berusaha menyerang kita," lanjut Ghalibaf.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
