
Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter di Kolombia menyebabkan 265 orang tewas dan hampir 3.500 orang terluka. (Reuters)
JawaPos.com - Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) lalu dilaporkan telah mencapai 265 orang. Selain itu, sebanyak 3.494 orang terluka, sementara hampir 500 lainnya masih dinyatakan hilang.
Besarnya dampak bencana membuat pemerintah Kolombia menetapkan tiga hari masa berkabung nasional untuk menghormati para korban. Bendera nasional dikibarkan setengah tiang di seluruh gedung pemerintahan dan misi diplomatik Kolombia.
Presiden Abelardo De La Espriella mengatakan pencarian korban hilang menjadi prioritas utama pemerintah.
"Upaya kami difokuskan pada yang hilang," kata De La Espriella dinukil via TRT World.
Gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat dengan pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, Choco. Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo tersebut terjadi pada kedalaman 107 kilometer dan menjadi gempa paling mematikan yang melanda Kolombia pada abad ini.
Operasi pencarian dan penyelamatan juga terus dilakukan sepanjang waktu di sejumlah kota, termasuk Pereira dan Cali. Tim darurat mengerahkan alat berat, anjing pelacak, hingga rantai manusia untuk mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun.
Berdasarkan penilaian kerusakan yang dirilis National Unit for Disaster Risk Management (UNGRD), gempa tersebut menghancurkan 9.215 rumah dan merusak 45.457 rumah lainnya.
Besarnya kerusakan membuat pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat penanganan dampak gempa.
Wilayah pedesaan di sekitar episentrum menjadi salah satu daerah dengan kerusakan terparah.
Di El Cairo, Valle del Cauca, posko darurat setempat melaporkan sekitar 80 persen infrastruktur perkotaan mengalami kerusakan.
Sekitar 10 persen bangunan di wilayah tersebut bahkan dilaporkan runtuh sepenuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022