
Presiden AS Donald Trump. (AP Photo)
JawaPos.com - Iran diduga sengaja memperpanjang proses negosiasi dengan Amerika Serikat hingga melewati pemilu sela AS pada November mendatang. Strategi ini dinilai dapat menjaga konflik tetap menjadi beban politik bagi Presiden Donald Trump sekaligus meningkatkan posisi tawar Teheran.
Sinyal tersebut terlihat dari perubahan jadwal pembicaraan program nuklir Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan proses menuju tahap kedua negosiasi baru dapat berlangsung dua hingga empat bulan setelah tercapai kesepakatan mengenai jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Padahal, rencana awalnya adalah memulai pembicaraan nuklir dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan AS pada Juni kemarin.
Menurut Gharibabadi, masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan sebelum negosiasi nuklir dilanjutkan, termasuk pencabutan sanksi, penghentian blokade AS terhadap pelabuhan Iran, pencairan aset Iran yang dibekukan, serta komitmen baru untuk tidak saling bermusuhan.
Jika jadwal tersebut berjalan, pembahasan penting mengenai program nuklir Iran berpotensi berlangsung setelah pemilu sela AS.
Teheran melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan tekanan terhadap Trump. Konflik yang terus berlarut dapat memperbesar biaya politik dan ekonomi pemerintahan AS, terutama ketika pemilih mulai menentukan arah Kongres.
Jason Brodsky dari United against a Nuclear Iran memperkirakan ketegangan AS-Iran dapat terus berulang, terutama terkait Selat Hormuz.
"Ini menimbulkan skenario yang sangat mungkin terjadi tentang siklus konflik yang berkelanjutan antara AS dan Teheran mengenai selat tersebut," katanya dikutip dari Guardian.
Menurutnya, Iran tidak memiliki alasan untuk memberikan Trump periode tenang menjelang pemilu.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
