Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19.16 WIB

Iran Sengaja Perpanjang Konflik dengan Washington, Trump Makin Terjerat di Tengah Pemilu AS

Presiden AS Donald Trump. (AP Photo) - Image

Presiden AS Donald Trump. (AP Photo)

JawaPos.com - Iran diduga sengaja memperpanjang proses negosiasi dengan Amerika Serikat hingga melewati pemilu sela AS pada November mendatang. Strategi ini dinilai dapat menjaga konflik tetap menjadi beban politik bagi Presiden Donald Trump sekaligus meningkatkan posisi tawar Teheran.

Sinyal tersebut terlihat dari perubahan jadwal pembicaraan program nuklir Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan proses menuju tahap kedua negosiasi baru dapat berlangsung dua hingga empat bulan setelah tercapai kesepakatan mengenai jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Padahal, rencana awalnya adalah memulai pembicaraan nuklir dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan AS pada Juni kemarin.

Menurut Gharibabadi, masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan sebelum negosiasi nuklir dilanjutkan, termasuk pencabutan sanksi, penghentian blokade AS terhadap pelabuhan Iran, pencairan aset Iran yang dibekukan, serta komitmen baru untuk tidak saling bermusuhan.

Jika jadwal tersebut berjalan, pembahasan penting mengenai program nuklir Iran berpotensi berlangsung setelah pemilu sela AS.

Iran Ingin Trump Tetap Terbebani Perang

Teheran melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan tekanan terhadap Trump. Konflik yang terus berlarut dapat memperbesar biaya politik dan ekonomi pemerintahan AS, terutama ketika pemilih mulai menentukan arah Kongres.

Jason Brodsky dari United against a Nuclear Iran memperkirakan ketegangan AS-Iran dapat terus berulang, terutama terkait Selat Hormuz.

"Ini menimbulkan skenario yang sangat mungkin terjadi tentang siklus konflik yang berkelanjutan antara AS dan Teheran mengenai selat tersebut," katanya dikutip dari Guardian.

Menurutnya, Iran tidak memiliki alasan untuk memberikan Trump periode tenang menjelang pemilu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: The Guardian
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore