
Ilustrasi kapal supertanker Iran. (Aukevisser)
JawaPos.com - Iran diam-diam mencatat pemasukan fantastis dari ekspor minyak di tengah perang melawan Amerika Serikat. Selama konflik berlangsung hingga masa gencatan senjata, Teheran berhasil mengantongi sekitar USD 18 miliar atau setara Rp 293 triliun dari penjualan minyak, membuktikan sektor energi tetap menjadi penopang utama ekonomi negara tersebut meski berada di bawah tekanan perang.
Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengungkapkan negaranya memperoleh USD 11,5 miliar dari penjualan minyak selama perang yang dimulai pada 28 Februari. Setelah gencatan senjata diberlakukan pada 7 April hingga berakhir pada 10 Juli, Iran kembali membukukan pendapatan USD 6,5 miliar.
Total pendapatan mencapai USD 18 miliar itu, menurut Paknejad, telah memenuhi lebih dari 60 persen target penerimaan minyak yang dipatok dalam anggaran negara tahun ini.
Data tersebut menunjukkan bahwa ekspor minyak Iran tetap berjalan di tengah konflik bersenjata dan tekanan internasional yang meningkat akibat perang dengan Amerika Serikat.
Minyak Tetap Menjadi Penyelamat Ekonomi Iran
Pendapatan besar tersebut menjadi angin segar bagi Iran yang selama bertahun-tahun menghadapi sanksi ekonomi Barat terhadap sektor energi dan keuangannya. Meski aktivitas militer meningkat dan ketegangan kawasan Timur Tengah memanas, Iran tetap mampu mempertahankan arus ekspor minyak ke pasar internasional.
Keberhasilan itu sekaligus memperlihatkan bahwa industri minyak masih menjadi sumber pemasukan terbesar bagi pemerintah Iran untuk menopang belanja negara di tengah situasi perang, demikian dilansir dari Iran International.
Dunia Fokus pada Perang, Isu HAM Terpinggirkan
Di balik besarnya pendapatan minyak tersebut, perhatian dunia dinilai lebih banyak tertuju pada konflik Iran-AS sehingga isu hak asasi manusia di dalam negeri Iran kurang mendapat sorotan.
Kelompok-kelompok HAM menuding pemerintah Iran memanfaatkan situasi perang untuk mempercepat pelaksanaan hukuman mati terhadap demonstran dan tahanan politik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
