
Para pelayat berdoa selama salat jenazah yang diadakan sebagai bagian dari upacara pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari untuk Pemimpin Tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, dan anggota keluarganya di Masjid Agung Imam Khomeini Mosalla di Teheran, Iran, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Altaf Qadri).
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan mengirim delegasi resmi ke upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, setelah sebelumnya mendapat kritik dari diplomat senior Dino Patti Djalal serta mendapat sorotan dari akun resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia terkait absennya delegasi tingkat tinggi dari Jakarta.
Delegasi Indonesia rencananya dipimpin Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani. Kehadiran keduanya disebut sebagai bentuk penghormatan kepada Ayatollah Khamenei sekaligus menjaga hubungan diplomatik Indonesia dengan Republik Islam Iran.
Keputusan ini menjadi perubahan sikap pemerintah setelah sebelumnya Indonesia hanya menunjuk Duta Besar RI di Teheran sebagai perwakilan resmi.
Langkah tersebut memicu kritik karena dinilai tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, terlebih banyak negara lain mengirim delegasi setingkat menteri hingga kepala negara.
Diplomat senior sekaligus mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, sebelumnya mempertanyakan alasan Indonesia tidak memenuhi undangan Iran.
Namun, pemerintah masih menunggu konfirmasi dari otoritas Iran mengenai waktu dan lokasi pelaksanaan yang dapat dihadiri delegasi Indonesia.
"Kita berencana hadir. Kami masih menunggu jawaban, waktu, dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Seperti kita ketahui juga ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman," ujar Sugiono di Jakarta, Senin (6/7).
Menurut Sugiono, komunikasi dengan pemerintah Iran terus berlangsung. Besarnya jumlah pelayat membuat pihak Iran masih mengatur lokasi yang dapat menerima kunjungan para delegasi asing.
"Dari komunikasi yang terus kita lakukan, karena penghormatan terhadap beliau sangat besar, kemudian massa juga sangat besar di sana, pihak Iran masih mencoba untuk mencari titik atau spot menerima kunjungan ini," katanya.
Sugiono menjelaskan pemerintah sebenarnya telah menerima undangan sejak awal. Saat itu Indonesia menyampaikan bahwa Duta Besar RI untuk Iran akan mewakili pemerintah dalam rangkaian acara tersebut.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
