
Seorang pria mengendarai skuter melewati papan reklame yang menampilkan gambar mendiang pendiri Revolusi Islam dan Pemimpin Tertinggi Iran (Al-Jazeera)
JawaPos.com – Keluarga Khamenei masih menjalani masa berkabung setelah wafatnya mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara yang juga menewaskan sejumlah anggota keluarganya.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Selasa (7/7), Prosesi pemakaman dihadiri jutaan pelayat serta perwakilan dari berbagai negara. Namun, perhatian publik justru tertuju pada ketidakhadiran Pemimpin Tertinggi Iran saat ini, Mojtaba Khamenei, selama rangkaian upacara tersebut.
Pemerintah Iran menyatakan Mojtaba Khamenei tidak menghadiri prosesi pemakaman karena ancaman keamanan yang masih berlangsung setelah serangan tersebut.
Meski demikian, kehadiran sejumlah anggota keluarga Khamenei dan pejabat tinggi Iran membuat absennya Mojtaba memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Banyak warga Teheran mengaku mulai mempertanyakan kondisi keamanan negara setelah pemimpin tertinggi tidak tampil di hadapan publik.
Ketidakhadiran Mojtaba juga memicu beredarnya rumor mengenai kondisi kesehatannya setelah serangan yang menewaskan ayah dan istrinya. Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa ia diduga mengalami luka serius, meskipun belum ada penjelasan resmi yang mengonfirmasi kabar tersebut.
Situasi itu semakin memunculkan keraguan sebagian masyarakat terhadap informasi yang disampaikan pemerintah mengenai kondisi pemimpin negara.
Di sisi lain, sebagian warga menilai keputusan Mojtaba untuk tidak tampil di depan umum merupakan langkah yang dapat dipahami demi alasan keamanan. Para analis politik menyebut absennya pemimpin tertinggi dalam waktu yang lama memang tidak lazim, meskipun dipengaruhi situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
