
Sam Altman disebut telah berdiskusi dengan Donald Trump mengenai rencana kepemilikan publik atas OpenAI / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Gelombang baru relasi antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan industri kecerdasan buatan mulai terbentuk ketika OpenAI dilaporkan membuka pembicaraan awal mengenai kemungkinan pemberian porsi kepemilikan saham kepada negara.
Inisiatif tersebut mencerminkan berkembangnya gagasan bahwa manfaat ekonomi dari AI perlu dibagikan lebih luas kepada publik, seiring meningkatnya peran pemerintah dalam membentuk tata kelola industri tersebut.
Menurut laporan yang beredar, OpenAI tengah mempertimbangkan skema yang memungkinkan pemerintah AS memperoleh sekitar 5 persen saham perusahaan pengembang ChatGPT tersebut.
Gagasan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan politik terhadap perusahaan-perusahaan AI besar yang dinilai semakin berpengaruh terhadap keamanan nasional, ekonomi, dan arsitektur informasi global.
Dilansir dari The Guardian, Senin (6/7/2026), pembahasan ini masih berada pada tahap awal dan belum bersifat final. Laporan tersebut mengutip Financial Times yang menyebutkan bahwa diskusi yang berlangsung masih bersifat “konseptual” dan berada pada tahap “awal”, dengan sejumlah pihak yang tidak disebutkan namanya memahami arah pembicaraan tersebut.
Skema ini juga disebut masih memerlukan landasan hukum yang kuat, termasuk kemungkinan persetujuan Kongres Amerika Serikat sebelum dapat direalisasikan.
CEO OpenAI Sam Altman berpendapat bahwa keterlibatan publik melalui kepemilikan saham merupakan cara yang paling tepat untuk memastikan manfaat ekonomi dari perkembangan AI tidak hanya terkonsentrasi di perusahaan teknologi. Dalam gagasan yang diusulkannya, mekanisme serupa juga diharapkan dapat diterapkan oleh perusahaan-perusahaan AI besar lainnya di Amerika Serikat.
Gagasan tersebut mencakup kemungkinan keterlibatan perusahaan seperti Anthropic, Google, dan Meta untuk memberikan porsi kepemilikan yang serupa kepada pemerintah atau lembaga investasi publik. Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah perusahaan-perusahaan tersebut akan menyetujui pendekatan kolektif semacam itu.
Lebih jauh, diskusi ini juga dikaitkan dengan upaya memperbaiki hubungan antara industri AI dan pemerintahan Donald Trump, sekaligus membuka ruang dukungan politik yang lebih luas terhadap ekspansi teknologi tersebut. Model yang diusulkan disebut-sebut dapat meniru struktur dana abadi seperti Alaska Permanent Fund yang mengelola pendapatan minyak untuk kepentingan publik.
Altman bersama sejumlah eksekutif OpenAI juga dilaporkan membahas pembentukan mekanisme investasi publik yang lebih luas, termasuk melalui skema dana kekayaan nasional. Dalam dokumen kebijakannya pada April lalu, OpenAI menyatakan, “Dana kekayaan publik dapat memberikan setiap warga negara—termasuk mereka yang tidak berinvestasi di pasar keuangan—kepemilikan atas pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh AI.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022