
Jeff Bezos bersama istrinya, Lauren Sánchez, menghadiri sebuah acara di Amerika Serikat (Barchart)
JawaPos.com - Perdebatan mengenai ketimpangan ekonomi dan kebijakan pajak di Amerika Serikat (AS) kembali mengemuka setelah pendiri Amazon, Jeff Bezos, melontarkan pandangan yang menyoroti cara negara tersebut menangani persoalan struktural. Bezos menilai diskursus publik terlalu sering terjebak pada narasi saling menyalahkan ketimbang menyelesaikan akar masalah.
Bezos, yang membangun Amazon dari toko buku daring menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia, kembali menekankan pendekatan berbasis sistem. Dia menilai prinsip yang digunakan dalam dunia bisnis seharusnya juga menjadi dasar dalam kebijakan publik, terutama dalam membaca ketimpangan ekonomi dan efektivitas pajak.
Dalam wawancara CNBC dari fasilitas Blue Origin di Florida, Bezos menyoroti kesenjangan ekonomi yang semakin terlihat di masyarakat. Dilansir dari Barchart, Rabu (10/6/2026), dia mengaitkan kondisi tersebut dengan filosofi operasional Amazon yang berfokus pada penyelesaian masalah dari sumbernya, bukan hanya gejalanya.
"Saya pikir yang terjadi adalah semacam kisah dua keadaan ekonomi," ujar Bezos. "Ada banyak orang di negara ini yang hidup sangat baik, tetapi ada juga banyak orang yang kesulitan, bahkan kesulitan membayar sewa dan kebutuhan sehari-hari."
Namun, menurutnya, ruang diskusi publik kerap berhenti pada titik itu tanpa menghasilkan solusi yang konkret. "Mereka menggunakan teknik kuno: mencari pihak yang patut disalahkan dan saling menunjuk. Tetapi itu tidak menyelesaikan apa pun," tegasnya.
Bezos kemudian menjelaskan bahwa pendekatan Amazon selalu berangkat dari pencarian akar masalah. Dia menyebut metode internal perusahaan yang dikenal sebagai five whys, yakni teknik bertanya "mengapa" secara berulang hingga lima kali untuk menelusuri penyebab paling dasar dari sebuah persoalan, bukan sekadar gejalanya di permukaan.
"Jika kami memiliki masalah di Amazon, kami akan menggunakan metode 'five whys' untuk menemukan akar penyebabnya," katanya.
Menurutnya, pendekatan tersebut membuat solusi yang dihasilkan bersifat jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara.
"Kami mencoba menemukan perbaikan di akar masalah, sehingga masalah benar-benar selesai secara permanen," ujar Bezos, seraya menekankan bahwa efisiensi dan perbaikan struktural menjadi prinsip utama dalam operasional Amazon.
Dalam konteks kebijakan fiskal, Bezos berpendapat bahwa perdebatan mengenai pajak di Amerika Serikat kerap mengabaikan gambaran struktural yang lebih besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022