
Tumpukan sampah plastik mendominasi garis pantai di berbagai negara, mencerminkan krisis global yang terus memburuk / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Sebuah studi global terbaru mengungkap bahwa kemasan plastik makanan dan minuman kini menjadi jenis sampah paling umum yang ditemukan di garis pantai dunia. Temuan ini menegaskan skala krisis polusi laut yang terus meluas, di tengah upaya internasional yang belum mencapai kesepakatan kuat untuk menanganinya secara kolektif.
Penelitian tersebut menganalisis lebih dari 5.300 survei sampah pesisir yang berasal dari 355 studi berbeda. Data itu mencakup temuan dari 94 negara, dengan tambahan estimasi untuk 18 negara lainnya. Para peneliti kemudian menyusun analisis global pertama yang memetakan jenis sampah pesisir secara komprehensif berdasarkan kesamaan metode penelitian.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (21/5/2026), penelitian ini menegaskan dominasi sampah plastik sehari-hari di wilayah pesisir dunia. Peneliti utama menyebut bahwa pola temuan tersebut sangat konsisten lintas wilayah.
Richard Thompson, pendiri unit riset sampah laut internasional Universitas Plymouth, mengatakan, “Ini adalah barang-barang yang kita gunakan setiap hari,” yang menegaskan bahwa jenis sampah yang paling banyak ditemukan di pesisir berasal dari aktivitas konsumsi harian masyarakat.
Thompson juga menambahkan, “Bahkan di negara-negara dengan sistem pengelolaan sampah yang cukup maju, jenis-jenis itu tetap menjadi yang paling dominan di garis pantai.” Ia menegaskan bahwa meskipun infrastruktur pengelolaan sampah sudah relatif berkembang, limbah plastik sekali pakai masih tetap mendominasi wilayah pesisir.
Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan yang lebih dalam dan bersifat sistemik dalam pola konsumsi serta produksi sampah global. Temuan tersebut diperkuat oleh studi yang dipublikasikan dalam jurnal One Earth, yang mencatat bahwa plastik berupa bungkus makanan, botol, tutup, dan penutup wadah ditemukan di 93 persen negara yang dianalisis.
Tidak ada jenis sampah lain yang memiliki tingkat sebaran setinggi itu. Sebagai perbandingan, kantong plastik tercatat ditemukan di 39 persen negara, sementara puntung rokok berada di angka 38 persen.
Meski demikian, terdapat variasi regional yang cukup signifikan. Di Asia, misalnya, kantong plastik masih menjadi salah satu jenis sampah yang paling sering ditemukan di pesisir. Studi ini juga mencatat bahwa pelarangan kantong plastik tidak selalu berdampak langsung pada penurunan limbah, karena lemahnya penegakan kebijakan serta kemungkinan aliran sampah dari negara lain masih menjadi faktor utama.
Di tingkat global, upaya perundingan untuk membentuk perjanjian internasional mengenai polusi plastik justru tengah menghadapi kebuntuan. Proses negosiasi yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengalami gangguan, termasuk pengunduran diri pimpinan perundingan pada Oktober setelah muncul tekanan politik di balik layar. Ketidakpastian ini membuat jadwal pembahasan lanjutan diperkirakan mundur hingga 2026 atau 2027.
Di tengah situasi tersebut, para ilmuwan menekankan pentingnya perubahan pendekatan kebijakan. Thompson menyebut bahwa penggunaan plastik seharusnya dibatasi hanya untuk kebutuhan esensial, serta mendorong penggunaan wadah makanan dan minuman isi ulang sebagai alternatif utama untuk mengurangi beban sampah laut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
