Presiden AS Donald Trump. (Reddit)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar terhadap Iran. Kumat lagi, Donald Trump dilaporkan membuka kembali opsi serangan udara militer setelah upaya diplomasi menemui jalan buntu.
Situasi ini berkembang tak lama setelah Trump menyelesaikan pertemuan penting dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing Kamis lalu. Laporan The New York Times menyebut para pejabat tinggi Gedung Putih dan Pentagon kini mulai menyiapkan berbagai skenario jika Trump memutuskan menggunakan kekuatan militer untuk menekan Teheran.
Di saat bersamaan, negara-negara lain masih berupaya mencari kompromi agar Selat Hormuz kembali dibuka dan konflik tidak semakin meluas.
Trump sendiri menunjukkan sikap keras terhadap proposal perdamaian terbaru dari Iran. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Air Force One usai meninggalkan Beijing, ia mengaku langsung menolak isi awal proposal tersebut.
"Saya melihatnya, dan jika saya tidak suka kalimat pertama, saya membuangnya begitu saja," kata Trump.
Sementara itu, di balik layar, Pentagon dilaporkan telah menyiapkan kemungkinan dimulainya kembali operasi militer yang sebelumnya dikenal sebagai Operation Epic Fury. Operasi tersebut sempat dihentikan setelah tercapainya gencatan senjata bulan lalu.
Menurut laporan intelijen kawasan yang dikutip The New York Times, Amerika Serikat dan Israel kini melakukan persiapan militer gabungan terbesar sejak gencatan senjata berlaku. Dua pejabat Timur Tengah yang berbicara secara anonim menyebut serangan baru bahkan berpotensi dimulai secepatnya pekan depan.
Langkah ini memperlihatkan bahwa Washington mulai menggeser pendekatan dari diplomasi menuju tekanan militer yang lebih agresif terhadap Iran.
Adapun salah satu isu utama dalam ketegangan terbaru ini adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi distribusi energi dunia.
Tiongkok memiliki kepentingan besar di kawasan tersebut karena sebagian besar pasokan energinya melewati jalur itu.
Trump mengatakan dirinya dan Xi Jinping sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Selat Hormuz harus kembali dibuka.
"Iran tidak bisa memiliki senjata nuklir," ujar Trump mengutip pembicaraannya dengan Xi Jinping.
Baca Juga:Trump Beberkan Isi Pertemuan dengan Xi Jinping di Truth Social: AS Pernah Menurun di Era Biden
Trump juga mengeklaim Iran mengalami kerugian ekonomi besar akibat terganggunya aktivitas perdagangan di Selat Hormuz.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
