Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08.34 WIB

Inflasi Amerika Serikat Melonjak sejak April 2026 akibat Perang Iran

Bendera Amerika Serikat (Instagram @whitehouse) - Image

Bendera Amerika Serikat (Instagram @whitehouse)

JawaPos.com – Inflasi Amerika Serikat dilaporkan melonjak sejak April 2026 seiring berlanjutnya konflik dengan Iran yang memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan.

Dilansir dari laman The Guardian pada Kamis (14/5), Data Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan tingkat inflasi tahunan mencapai 3,8 persen pada April, meningkat dibandingkan 3,3 persen pada Maret.

Angka tersebut menjadi kenaikan tertinggi sejak 2023 dan menandai tekanan ekonomi yang semakin dirasakan masyarakat.

Kenaikan inflasi terutama dipicu oleh melonjaknya harga energi akibat ketidakstabilan di Timur Tengah. Harga energi tercatat meningkat 3,8 persen pada April dan menyumbang sebagian besar kenaikan inflasi bulanan.

Harga bensin bahkan naik tajam hingga 28,4 persen dibandingkan periode sebelumnya, sehingga berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Lonjakan harga energi disebut berkaitan erat dengan gangguan distribusi minyak global akibat penutupan Selat Hormuz. Jalur tersebut selama ini menjadi lintasan utama sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Ketegangan diplomatik yang terus berlangsung antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran juga memperburuk sentimen pasar energi internasional.

Selain energi, sejumlah kebutuhan penting masyarakat ikut mengalami kenaikan harga. Tarif tiket pesawat meningkat 20,7 persen, sementara harga makanan naik 3,8 persen dan biaya layanan energi rumah tangga bertambah 5,4 persen. Kondisi tersebut memperbesar tekanan biaya hidup bagi warga Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

Survei terbaru dari Universitas Michigan menunjukkan sentimen konsumen Amerika Serikat turut mengalami penurunan signifikan.

Banyak warga disebut semakin khawatir terhadap kondisi ekonomi dan kemampuan membeli kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut mengingatkan pada kondisi 2022 ketika inflasi mencapai titik tertinggi dan memicu kekhawatiran luas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore