
Perdana Menterj Israel Benjamin Netanyahu. (Jamaica Observer)
JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan perang Iran belum benar-benar berakhir meski gencatan senjata sudah diberlakukan sejak April lalu. Netanyahu bahkan meminta seluruh fasilitas nuklir Iran dibongkar dan material uranium yang masih tersisa segera dipindahkan.
Pernyataan keras itu memperlihatkan Israel belum rela konflik dengan Iran dihentikan sebelum program nuklir Teheran benar-benar dilumpuhkan. Netanyahu menyebut masih ada 'pekerjaan besar' yang harus diselesaikan terkait uranium yang diperkaya Iran.
Dalam wawancara dengan program 60 Minutes CBS, Netanyahu mengatakan material nuklir Iran masih berada di dalam negeri tersebut dan harus diambil.
“Anda masuk dan mengambilnya keluar. Semua itu masih ada di sana, dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Netanyahu.
Pernyataan itu langsung memicu spekulasi bahwa Israel maupun Amerika Serikat masih membuka peluang operasi lanjutan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk kemungkinan operasi militer khusus di wilayah Iran.
Selain itu, saat ditanya apakah pasukan khusus AS atau Israel akan diterjunkan untuk mengambil material nuklir Iran, Netanyahu tidak memberikan jawaban tegas. Namun ia mengisyaratkan langkah tersebut memungkinkan dilakukan.
Menurut Netanyahu, Presiden AS Donald Trump juga disebut memiliki keinginan untuk masuk ke Iran demi memastikan program nuklir negara itu benar-benar dihentikan.
“Saya pikir itu bisa dilakukan secara fisik. Itu bukan masalah. Itu adalah misi yang sangat penting,” lanjutnya.
Sikap Netanyahu menunjukkan Israel belum puas hanya dengan gencatan senjata. Pemerintah Israel ingin memastikan Iran kehilangan kemampuan untuk melanjutkan pengayaan uranium dalam bentuk apa pun.
Netanyahu kembali menegaskan solusi terbaik adalah adanya kesepakatan yang memaksa Iran menyerahkan seluruh material nuklirnya. Namun jika diplomasi gagal, Israel memberi sinyal opsi lain masih terbuka.
Pernyataan itu memperkuat posisi garis keras Israel terhadap program nuklir Iran selama bertahun-tahun. Tel Aviv menilai pengayaan uranium Iran berpotensi digunakan untuk membuat senjata nuklir, meski Teheran berkali-kali membantah tuduhan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022