Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 18.25 WIB

Iran Disebut Berhasil Hancurkan 16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Washington Malu Mengakui

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-35 AS di bagian tengah negara itu pada Jumat (3/4). (Anadolu) - Image

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-35 AS di bagian tengah negara itu pada Jumat (3/4). (Anadolu)

JawaPos.com - Laporan investigasi terbaru dari CNN mengungkap fakta mencengangkan terkait konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Dalam perang yang dimulai pada 28 Februari, Iran bersama sekutunya disebut berhasil merusak sedikitnya 16 fasilitas militer AS yang tersebar di delapan negara Timur Tengah.

Kerusakan tersebut bahkan disebut-sebut mencakup sebagian besar instalasi militer AS di kawasan tersebut. Informasi ini diperoleh dari seorang staf Kongres yang mengetahui langsung hasil penilaian dampak serangan.

“Ada spektrum penilaian,” ujar sumber tersebut. “Mulai dari fasilitas yang hancur total dan harus ditutup, hingga pihak yang menilai kerusakan masih bisa diperbaiki karena nilai strategisnya bagi AS.”

Target Vital: Radar hingga Sistem Komunikasi

Dalam laporan itu, dilansir via Gulf News, citra satelit menunjukkan bahwa Iran secara sistematis menyasar fasilitas-fasilitas penting milik AS. Target utama mencakup sistem radar canggih, jaringan komunikasi militer, serta pesawat yang ditempatkan di berbagai pangkalan di Timur Tengah.

Aset-aset tersebut dikenal mahal dan sulit digantikan dalam waktu singkat. Hal ini dinilai sebagai strategi efektif dari Teheran untuk melemahkan kemampuan militer AS di kawasan Timur Tengah.

“Yang menarik, mereka benar-benar mengidentifikasi target paling efisien dari sisi biaya untuk diserang. Sistem radar kita adalah yang paling mahal dan paling terbatas jumlahnya di wilayah itu," kata staf Kongres tersebut.

Biaya Perang Membengkak

Dampak konflik ini juga terasa dari sisi anggaran. Pejabat sementara pengawas keuangan Pentagon, Jules Hurst III, mengungkapkan kepada anggota parlemen bahwa perang melawan Iran telah menelan biaya hingga USD 25 miliar bagi pembayar pajak Amerika.

Selain itu, perbaikan markas Armada Kelima Angkatan Laut AS saja diperkirakan mencapai 200 juta dolar AS, menurut laporan yang dikutip dari The New York Times.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore