
Ilustrasi Presiden AS Donald Trump. (Alex Brandon/AP)
JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) belum ada obat peredanya, di tengah kebuntuan diplomasi dan konflik militer yang belum sepenuhnya mereda. Paling baru, pemerintah Teheran secara terbuka menuding Washington tengah mencari cara 'menyelamatkan muka' untuk keluar dari konflik yang dinilai sudah merugikan mereka.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru membuka peluang komunikasi langsung dengan Iran, meski dengan nada yang tegas dan cenderung menekan.
Dalam pernyataannya kepada media, Trump mengatakan bahwa negosiator Iran bebas menghubungi Washington kapan pun mereka siap untuk berdialog.
"Mereka bisa menelepon kami kapan saja mereka mau. Kita punya semua kartu. Mereka bisa menelepon kapan saja, tapi tidak akan ada lagi penerbangan 18 jam hanya untuk pembicaraan tanpa hasil," kata Trump.
Dikutip via The News Pakistan, Minggu (26/4), pernyataan ini muncul setelah dibatalkannya rencana kunjungan utusan AS ke Pakistan untuk pembicaraan damai. Trump menegaskan bahwa pembatalan tersebut tidak berarti perang dengan Iran akan langsung berlanjut.
Namun, ia juga mengklaim situasi internal Iran sedang tidak stabil. “Ada konflik internal besar dan kebingungan dalam kepemimpinan mereka. Bahkan mereka sendiri tidak tahu siapa yang memimpin,” tulisnya di platform Truth Social.
Iran: AS Terjebak, Cari Jalan Keluar Terhormat
Pernyataan Trump langsung direspons keras oleh Teheran. Kementerian Pertahanan Iran menyebut AS kini berada dalam posisi terjepit dan tengah mencari cara untuk keluar dari konflik tanpa kehilangan reputasi.
“Kekuatan militer kami kini dominan, dan musuh sedang mencari cara untuk menyelamatkan muka dari perang yang telah menjadi jebakan bagi mereka,” kata juru bicara kementerian, dikutip media ISNA.
Sikap tegas juga disampaikan oleh Komando Pusat Militer Iran, Khatam al-Anbiya, yang memperingatkan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan dibalas.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
