Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 17.16 WIB

Trump Sebut Pihaknya Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi ke Pakistan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters)

JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya telah menerima usulan baru dari Iran. Hal ini usai dirinya melarang utusan AS ke Pakistan untuk melakukan perundingan.

"Mereka memberi kami dokumen yang seharusnya lebih baik. Dan yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit kami mendapat dokumen baru yang jauh lebih baik," kata Trump kepada wartawan dilansir dari Antara, Minggu (26/4).

Saat ditanya soal isi dokumen tersebut, Trump menegaskan fokus utama perundingan tetap pada jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba pada Jumat di Pakistan, yang menjadi penengah perundingan AS-Iran.

Utusan khusus Trump — Steve Witkoff dan Jared Kushner — sebelumnya dijadwalkan berangkat pada Sabtu, tetapi sejumlah laporan menyebutkan bahwa delegasi Iran telah lebih dulu meninggalkan Pakistan.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Kedua pihak kemudian menyepakati gencatan senjata dua pekan mulai 7 April dan pembicaraan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil.

AS lalu memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara mediator berupaya mengatur putaran perundingan yang baru.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore