
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani (Al-Jazeera)
JawaPos.com – Jerman dan Italia memblokir upaya penangguhan pakta perdagangan antara Uni Eropa dan Israel.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (23/4), Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Luksemburg. Langkah ini mencerminkan perbedaan sikap di antara negara anggota terkait kebijakan terhadap Israel.
Sebelumnya, Spanyol, Slovenia, dan Irlandia mendorong penangguhan perjanjian tersebut. Mereka menilai adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat. Usulan itu diajukan sebagai respons atas meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut.
Namun, Jerman menilai langkah tersebut tidak tepat untuk dilakukan saat ini. Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menegaskan pentingnya dialog dengan Israel. Ia menyatakan bahwa pendekatan konstruktif lebih dibutuhkan dibandingkan tindakan penangguhan.
Italia juga menyatakan penolakan terhadap usulan tersebut. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mengatakan bahwa tidak ada keputusan yang akan diambil dalam pertemuan tersebut. Ia menambahkan bahwa pembahasan kemungkinan akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
Perbedaan pandangan ini menunjukkan adanya perpecahan di dalam Uni Eropa. Sebagian negara ingin mengambil langkah tegas terhadap Israel, sementara yang lain memilih pendekatan diplomasi. Situasi ini membuat kebijakan bersama sulit untuk disepakati.
Negara-negara pendukung penangguhan menilai Uni Eropa tidak boleh bersikap pasif. Mereka menyerukan tindakan konkret untuk menanggapi kondisi kemanusiaan yang memburuk. Menurut mereka, perjanjian perdagangan harus mempertimbangkan aspek hak asasi manusia.
Dalam surat resmi, ketiga negara tersebut menyebut Israel melanggar ketentuan dalam perjanjian asosiasi. Mereka menilai tindakan Israel bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter. Selain itu, kondisi di Gaza disebut semakin memburuk akibat konflik berkepanjangan.
Meski demikian, upaya penangguhan belum membuahkan hasil karena kurangnya dukungan mayoritas.
Uni Eropa diperkirakan akan kembali membahas isu ini dalam waktu mendatang. Perdebatan mengenai hubungan dengan Israel pun diperkirakan terus berlanjut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
