Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 April 2026 | 21.38 WIB

Jerman dan Italia Blokir Upaya Penangguhan Pakta Perdagangan Uni Eropa dengan Israel

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani (Al-Jazeera) - Image

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani (Al-Jazeera)

JawaPos.com – Jerman dan Italia memblokir upaya penangguhan pakta perdagangan antara Uni Eropa dan Israel.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (23/4), Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Luksemburg. Langkah ini mencerminkan perbedaan sikap di antara negara anggota terkait kebijakan terhadap Israel.

Sebelumnya, Spanyol, Slovenia, dan Irlandia mendorong penangguhan perjanjian tersebut. Mereka menilai adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat. Usulan itu diajukan sebagai respons atas meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut.

Namun, Jerman menilai langkah tersebut tidak tepat untuk dilakukan saat ini. Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menegaskan pentingnya dialog dengan Israel. Ia menyatakan bahwa pendekatan konstruktif lebih dibutuhkan dibandingkan tindakan penangguhan.

Italia juga menyatakan penolakan terhadap usulan tersebut. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mengatakan bahwa tidak ada keputusan yang akan diambil dalam pertemuan tersebut. Ia menambahkan bahwa pembahasan kemungkinan akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan adanya perpecahan di dalam Uni Eropa. Sebagian negara ingin mengambil langkah tegas terhadap Israel, sementara yang lain memilih pendekatan diplomasi. Situasi ini membuat kebijakan bersama sulit untuk disepakati.

Negara-negara pendukung penangguhan menilai Uni Eropa tidak boleh bersikap pasif. Mereka menyerukan tindakan konkret untuk menanggapi kondisi kemanusiaan yang memburuk. Menurut mereka, perjanjian perdagangan harus mempertimbangkan aspek hak asasi manusia.

Dalam surat resmi, ketiga negara tersebut menyebut Israel melanggar ketentuan dalam perjanjian asosiasi. Mereka menilai tindakan Israel bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter. Selain itu, kondisi di Gaza disebut semakin memburuk akibat konflik berkepanjangan.

Meski demikian, upaya penangguhan belum membuahkan hasil karena kurangnya dukungan mayoritas.

Uni Eropa diperkirakan akan kembali membahas isu ini dalam waktu mendatang. Perdebatan mengenai hubungan dengan Israel pun diperkirakan terus berlanjut.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore