
Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan wilayah di kota Nabatieh, Lebanon selatan. (Al-Jazeera)
JawaPos.com-Unit Manajemen Risiko Bencana Lebanon di markas Perdana Menteri Grand Serail pada Senin (20/4) mengumumkan bahwa korban tewas akibat agresi Israel di negara tersebut mencapai 2.387 orang, dengan 7.602 orang lainnya terluka.
Dalam laporan hariannya, unit tersebut menambahkan bahwa total pengungsi di pusat-pusat penampungan berjumlah 117.421 orang. Sementara itu, total keluarga pengungsi di pusat tersebut mencapai 30.431 orang.
Sebelumnya PBB juga melaporkan bahwa sedikitnya 277 anak di Lebanon tewas dan lebih dari 700 lainnya terluka akibat serangan Zionis sejak 2 Maret.
Menurutnya, situasi di lapangan masih rapuh, dan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) terus memantau operasi penembakan dan penghancuran yang dilakukan oleh tentara Israel di berbagai lokasi di Lebanon selatan.
Badan dunia itu menambahkan bahwa intervensi kemanusiaan di Lebanon masih belum mencukupi jika "dibandingkan dengan kebutuhan" di lapangan. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
