Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 23.15 WIB

Pemimpin Teluk Perkirakan Perundingan damai AS-Iran Butuh Waktu Enam Bulan

Perundingan Islamabad antara Iran dan AS gagal. (Istimewa) - Image

Perundingan Islamabad antara Iran dan AS gagal. (Istimewa)

JawaPos.com - Sejumlah pemimpin negara Teluk memperkirakan diperlukan sekitar enam bulan untuk mencapai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mereka mendesak pembukaan Selat Hormuz guna memulihkan pasokan energi.

Menurut mereka, jika tidak dilakukan bulan depan, dunia bisa menghadapi krisis pangan. Selain itu juga bahwa perang berkepanjangan berpotensi mendorong kenaikan harga energi.

Dilansir dari Antara, Jumat(17/4), menurut laporan itu, negara-negara Teluk meyakini Iran masih berupaya mengembangkan senjata nuklir dan menilai kesepakatan damai harus melarang pengayaan uranium, serta kepemilikan rudal balistik jarak jauh.

Namun, para pemimpin Teluk umumnya menentang dimulainya kembali permusuhan dan mendesak perpanjangan gencatan senjata selama negosiasi berlangsung.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan, yang diikuti pembicaraan di Islamabad, tetapi berakhir tanpa hasil.
Amerika Serikat kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Para mediator saat ini masih berupaya mengatur putaran perundingan berikutnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore