
Perundingan Islamabad antara Iran dan AS gagal. (Istimewa)
JawaPos.com - Sejumlah pemimpin negara Teluk memperkirakan diperlukan sekitar enam bulan untuk mencapai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mereka mendesak pembukaan Selat Hormuz guna memulihkan pasokan energi.
Menurut mereka, jika tidak dilakukan bulan depan, dunia bisa menghadapi krisis pangan. Selain itu juga bahwa perang berkepanjangan berpotensi mendorong kenaikan harga energi.
Dilansir dari Antara, Jumat(17/4), menurut laporan itu, negara-negara Teluk meyakini Iran masih berupaya mengembangkan senjata nuklir dan menilai kesepakatan damai harus melarang pengayaan uranium, serta kepemilikan rudal balistik jarak jauh.
Namun, para pemimpin Teluk umumnya menentang dimulainya kembali permusuhan dan mendesak perpanjangan gencatan senjata selama negosiasi berlangsung.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan, yang diikuti pembicaraan di Islamabad, tetapi berakhir tanpa hasil.
Amerika Serikat kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Para mediator saat ini masih berupaya mengatur putaran perundingan berikutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
