
Ilustrasi Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. (MOD)
JawaPos.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Teluk memantik respons internasional. Tiongkok mengambil posisi yang relatif berimbang: mendukung hak kedaulatan Iran di Selat Hormuz, sekaligus menekankan pentingnya kebebasan dan keamanan pelayaran di jalur vital dunia tersebut.
Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menyampaikan sikap itu dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Rabu (waktu setempat).
Dalam pernyataannya, Wang menegaskan bahwa Tiongkok mendukung upaya menjaga momentum gencatan senjata dan pembicaraan damai yang sedang berlangsung.
"Tiongkok mendukung mempertahankan momentum gencatan senjata dan perundingan damai, yang melayani kepentingan fundamental rakyat Iran serta mencerminkan harapan bersama negara-negara di kawasan dan komunitas internasional," ujar Wang mengutip Middle East Monitor, Kamis (16/4).
Selain itu, Tiongkok juga menyoroti posisi strategis Iran sebagai negara pesisir di Selat Hormuz. Wang menekankan bahwa kedaulatan dan hak sah Iran harus dihormati.
"Kedaulatan, keamanan, serta hak dan kepentingan sah Iran sebagai negara pesisir Selat Hormuz harus dihormati dan dijunjung tinggi," katanya.
Namun, di sisi lain, Beijing mengingatkan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur internasional yang sangat krusial bagi perdagangan global. Karena itu, kebebasan dan keamanan navigasi tidak boleh terganggu.
"Kebebasan dan keselamatan navigasi melalui selat internasional ini harus dijamin. Pemulihan transit normal melalui selat adalah seruan bersama komunitas internasional," tegas Wang.
Diketahui, sejak konflik pecah pada 28 Februari, arus pengiriman minyak mentah, kargo global, dan pelayaran komersial di Selat Hormuz dilaporkan terganggu. Situasi memburuk setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran yang menghadap selat tersebut pada awal pekan ini.
Saat ini, kedua pihak yang bertikai tengah menjalani gencatan senjata selama dua pekan sejak 8 April, hasil mediasi Pakistan. Meski begitu, upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik sepenuhnya masih terus berlangsung.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
