Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2026 | 01.52 WIB

ASEAN Desak Gencatan Senjata Permanen, Ancaman Blokade Trump Picu Kekhawatiran Global

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Instagram @whitehouse) - Image

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Instagram @whitehouse)

JawaPos.com - Ketegangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kian memicu kekhawatiran internasional. Di tengah ancaman blokade Selat Hormuz oleh Presiden Donald Trump, negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN menyerukan langkah damai melalui gencatan senjata permanen.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis para menteri luar negeri ASEAN pada Senin (13/4), kedua pihak didesak untuk kembali ke meja perundingan. Mereka menilai dialog adalah satu-satunya jalan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.

“Kami mendorong Amerika Serikat dan Republik Islam Iran untuk melanjutkan negosiasi demi mengakhiri konflik secara permanen serta menciptakan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan,” demikian isi pernyataan tersebut.

Desakan ini muncul setelah pembicaraan terbaru antara AS dan Iran di Pakistan gagal mencapai kesepakatan. Situasi semakin memanas usai Trump mengancam akan memblokade jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz, rute vital yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia.

Langkah tersebut dinilai berisiko memperluas konflik yang kini memasuki pekan ketujuh. Selain itu, potensi gangguan pasokan minyak global juga dikhawatirkan memicu lonjakan harga energi dan tekanan ekonomi di berbagai negara.

ASEAN, yang banyak anggotanya bergantung pada impor energi dari Timur Tengah, menilai stabilitas di Selat Hormuz sangat krusial. Oleh karena itu, mereka juga menekankan pentingnya menjaga jalur pelayaran tetap aman.

Selain mendorong negosiasi, ASEAN juga meminta agar gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya dapat dijalankan secara penuh dan efektif. Tujuannya untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa.

Tak hanya itu, negara-negara Asia Tenggara juga menyerukan pemulihan akses transportasi internasional di Selat Hormuz. Mereka menekankan pentingnya memastikan lalu lintas kapal dan pesawat tetap aman, lancar, dan tanpa hambatan.

Seruan ini menjadi sinyal kuat bahwa konflik AS-Iran kini tidak hanya berdampak regional, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi negara-negara lain yang terdampak secara ekonomi dan geopolitik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore