
Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP)
JawaPos.com–Upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah memasuki babak paling krusial setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran bertemu langsung di perundingan di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4) waktu setempat.
Pertemuan ini tak hanya melibatkan dua negara yang berseteru, tetapi juga difasilitasi secara aktif oleh pemerintah Pakistan dalam format trilateral.
Sumber Pakistan menyebutkan, pertemuan tatap muka antara delegasi Amerika Serikat, Pakistan, dan Iran berlangsung selama sekitar dua jam. Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam forum tersebut, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, utusan khusus AS Steve Witkoff, dan Jared Kushner.
Mengutip Xinhua, dari pihak Pakistan hadir Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir, sementara Iran diwakili Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Perundingan antara AS dan Iran kini telah bergerak ke tahap diskusi teknis dan mendalam. Berdasar laporan sumber dan media, pembahasan bahkan berpotensi diperpanjang satu hari lagi guna memberi ruang bagi diskusi di tingkat ahli.
Putaran pertama yang melibatkan tim ahli bilateral telah rampung, sementara putaran kedua dimulai sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Tahap lanjutan ini disebut-sebut lebih berorientasi pada hasil, dengan melibatkan tim teknis dari kedua negara.
Baca Juga:Israel Gempur Lebanon Jelang Negosiasi Washington, Tolak Libatkan Hizbullah dalam Gencatan Senjata
Sejak tiba di Islamabad, kedua delegasi langsung memulai komunikasi intensif, termasuk menyampaikan pesan satu sama lain melalui berbagai jalur diplomatik.
Sebelum pertemuan utama, kedua pihak diketahui lebih dulu bertemu secara terpisah dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Dalam perannya sebagai mediator, Sharif aktif menyampaikan pesan antara Washington dan Teheran demi mendorong solusi damai atas konflik yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.
Tim negosiasi Iran juga dilaporkan menyampaikan sejumlah prasyarat dalam pertemuan dengan Sharif. Beberapa isu kunci yang diangkat antara lain keamanan Selat Hormuz, pencairan aset Iran yang dibekukan, pembayaran untuk rekonstruksi, penghentian serangan termasuk di Lebanon, serta izin penggunaan energi nuklir untuk kepentingan sipil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022