
Paus Leo XIV kecam ancaman Trump terhadap Iran sebagai pelanggaran hukum internasional. Foto: (AP News)
JawaPos.com — Ketegangan geopolitik global masih panas setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan ancaman keras terhadap Iran, yang secara langsung memicu kecaman dari Paus Leo XIV.
Paus menilai ancaman yang menyasar keseluruhan peradaban Iran tersebut sebagai tindakan yang “benar-benar tidak dapat diterima” dan berpotensi memperburuk konflik yang telah menimbulkan instabilitas luas di Timur Tengah.
Pernyataan keras Paus disampaikan saat ia meninggalkan kediamannya di Castel Gandolfo, Italia, pada Selasa (7/4), waktu setempat. Dalam kritiknya, Paus menekankan bahwa retorika semacam itu melampaui batas norma diplomasi internasional dan prinsip kemanusiaan universal.
Baca Juga:Iran Siapkan Aturan Baru Selat Hormuz, AS-Israel Terancam Diblokir di Tengah Tekanan Donald Trump
Dilansir dari AP News, Rabu (8/4), ancaman Trump menegaskan bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika Iran gagal memenuhi tenggat waktu terbaru untuk mencapai kesepakatan, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Pernyataan ini menempatkan ancaman di tingkat retorika yang paling ekstrem dalam dinamika konflik saat ini.
Paus Leo XIV menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Ia menyampaikan, “Hari ini, seperti yang kita semua ketahui, ada ancaman terhadap seluruh rakyat Iran. Ini benar-benar tidak dapat diterima.”
Selain itu, Paus Leo mengingatkan kembali seruannya pada perayaan Paskah, menekankan penolakan terhadap perang yang dianggap “tidak adil, terus meningkat, dan tidak menyelesaikan apa pun.” Ia menilai eskalasi konflik hanya menambah risiko korban sipil dan memperkuat ketegangan global.
Paus mengajak masyarakat internasional, terutama warga AS, untuk menekan pemimpin politik dan anggota kongres menolak perang serta mendorong dialog damai. ‘Serangan terhadap infrastruktur sipil bertentangan dengan hukum internasional dan merupakan tanda kebencian, perpecahan, serta kehancuran yang mampu diciptakan manusia,” ujarnya.
Paus Leo juga menyoroti krisis global yang saling terkait, mulai dari ketidakstabilan ekonomi hingga krisis energi, yang diperparah oleh konflik Timur Tengah. Ia menekankan bahwa situasi ini memicu kebencian yang meluas di berbagai belahan dunia, sehingga solusi damai harus menjadi prioritas utama.
Sebagai konsekuensi, Paus menegaskan perlunya para pemimpin dunia kembali ke meja perundingan. Ia menegaskan, “Mari kembali ke meja perundingan, mari berbicara, mencari solusi secara damai, dan mengingat anak-anak yang tidak bersalah, para lansia, orang sakit, serta begitu banyak orang yang telah atau akan menjadi korban dari perang yang terus berlangsung ini.”
Sikap Paus kali ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan Vatikan. Sebelumnya, ia kerap menyampaikan seruan damai secara umum tanpa menyebut pihak tertentu. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, nada kritiknya semakin tegas, bahkan sempat menyebut Trump secara langsung sebagai pihak yang diharapkan “benar-benar mencari jalan keluar.”

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
